Hancur di Tangan Persibangga, Impian Unaaha FC ke Liga 3 Terkubur

EDISIINDONESIA.id – Langkah Unaaha FC dari Konawe, Sulawesi Tenggara, terhenti di babak delapan besar Piala Presiden 2026. Impian meraih tiket promosi ke Liga 3 harus terkubur setelah tim ini dibantai Persibangga Purbalingga dengan skor telak 5–1.

Unaaha FC pun harus pulang dengan kepala tertunduk, dan harapan untuk tampil di kasta Liga 3 musim 2026–2027 kini telah pupus.

Pertandingan yang berlangsung di Stadion Sriwedari, Surakarta, Jawa Tengah, pada Minggu (5/7/2026) pukul 15.30 WIB itu berjalan dengan tensi yang cukup tinggi.

Laga penentu nasib kedua tim ini semula diprediksi akan berlangsung ketat. Unaaha FC datang dengan kepercayaan diri tinggi usai meraih kemenangan penting atas Persinga Ngawi, yang membuat peluang mereka melaju ke babak semifinal masih terbuka lebar.

Sebaliknya, Persibangga berada di bawah tekanan berat setelah menelan dua kekalahan beruntun, sehingga tim ini wajib menang agar bisa melanjutkan langkah.

Namun, jalannya pertandingan justru sepenuhnya didominasi Persibangga sejak menit-menit awal. Laskar Anoa – julukan Unaaha FC – kesulitan mengembangkan permainan dan terus mendapat tekanan dari serangan cepat lawan.

Melihat kondisi itu, pada menit ke-25 pelatih kepala Unaaha FC, Azhar, melakukan pergantian pemain dengan menarik Anton (nomor punggung 14) dan memasukkan Agung Gumelar (nomor punggung 13) untuk memperkuat lini pertahanan. Sayangnya, perubahan tersebut belum mampu meredam serangan lawan.

Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-34. Arvin (nomor punggung 21) berhasil memanfaatkan umpan matang dari rekannya dan menaklukkan penjaga gawang Unaaha FC, sehingga Persibangga unggul 1–0. Skor tersebut bertahan hingga akhir babak pertama.

Memasuki babak kedua, Persibangga langsung tampil lebih agresif. Hanya satu menit setelah pertandingan dimulai kembali, Erlangga (nomor punggung 71) sukses menggandakan keunggulan menjadi 2–0.

Unaaha FC sempat membangkitkan asa setelah mendapatkan hadiah tendangan penalti pada menit ke-58. Hal itu terjadi akibat pelanggaran pemain belakang Persibangga di dalam kotak terlarang. Aditya Putra (nomor punggung 9) yang bertindak sebagai eksekutor menjalankan tugasnya dengan sempurna, memperkecil ketertinggalan menjadi 2–1.

Namun, gol tersebut tidak mampu mengubah jalannya pertandingan. Persibangga kembali menjauhkan kedudukan lewat gol pemain bernomor punggung 18 pada menit ke-74, mengubah skor menjadi 3–1.

Menjelang laga usai, Erlangga kembali mencetak gol pada menit ke-89 untuk membawa Persibangga unggul 4–1. Penderitaan Unaaha FC ditutup lewat gol kedua Arvin pada masa tambahan waktu, tepatnya menit ke-90+4, yang memastikan kemenangan telak Persibangga dengan skor akhir 5–1.

Kekalahan ini membuat Unaaha FC gagal mewujudkan target lolos ke babak semifinal sekaligus harus mengubur impian promosi ke Liga 3 Nusantara musim depan.
Sementara itu, di pertandingan lain yang juga berlangsung dalam Grup B, PS Ngada bermain imbang melawan Persinga Ngawi. Hasil ini turut menentukan posisi akhir klasemen dan memastikan langkah Unaaha FC terhenti.

Meski harus angkat kaki lebih awal, masyarakat Sulawesi Tenggara, khususnya warga Konawe, tetap memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas perjuangan Laskar Anoa yang mampu menembus babak delapan besar.

“Mereka sudah berjuang keras membawa nama baik Provinsi Sulawesi Tenggara. Hal ini patut kita hargai,” ujar salah satu warga Konawe, Febri Nurhuda.

Ia menambahkan, meski kalah, Unaaha FC telah mencatatkan sejarah baru bagi sepak bola Sulawesi Tenggara di kancah nasional.

“Belum pernah ada tim dari Sultra yang bisa melaju sejauh ini di ajang Piala Presiden. Mereka adalah anak-anak yang hebat. Terima kasih sudah membuat kami bangga,” pungkasnya.(**)

Comment