EDISIINDONESIA.id- Cody Gakpo tampil luar biasa bersama Timnas Belanda meski sedang menanggung duka yang sangat berat. Ia berhasil mencetak satu gol ke gawang Maroko dalam babak 32 besar Piala Dunia 2026.
Pertandingan ini dijalani Gakpo dalam situasi yang sulit. Beberapa saat sebelum bertanding, ia baru saja menerima kabar bahwa calon putranya yang sedang dikandung kekasihnya, Noa van der Nij, tidak dapat diselamatkan akibat keguguran. Peristiwa ini tentu menjadi pukulan emosional yang terasa berat bagi Gakpo saat sedang menjalani tugas membela tim nasional.
Meski hati masih diliputi kesedihan, pemain yang juga memperkuat klub Liverpool itu tetap memilih tampil demi negaranya. Ia diturunkan sebagai pemain awal dan membentuk barisan serangan Belanda bersama Crysencio Summerville dan Brian Brobbey.
Pada menit ke-72, kerja sama apik membuahkan hasil. Berawal dari serangan balik cepat dari lini tengah, Summerville berlari memecah pertahanan lawan. Gakpo turut bergerak cerdas mencari ruang kosong, lalu menyambar bola yang lepas dari perebutan. Dengan tendangan kaki kanannya yang terukur, ia melepaskan tembakan yang tak terjangkau penjaga gawang Maroko, Yassine Bounou.
Momen gol itu terasa sangat menyentuh. Gakpo tidak melakukan selebrasi seperti biasanya. Ia hanya berdiri diam di tempat sambil menutup wajahnya dengan kaosnya, sementara rekan-rekan setim segera mendekat untuk memberikan dukungan. Raut wajahnya terlihat jelas mencampurkan rasa bangga dengan kesedihan yang mendalam.
Setelah mencetak gol, Gakpo terus menunjukkan perjuangannya. Ia tetap aktif mengancam pertahanan Maroko dari sisi kiri lapangan hingga membuat barisan belakang lawan kewalahan. Namun, Maroko mampu menyamakan kedudukan menjadi 1-1 lewat sundulan Issa Diop pada menit-menit akhir waktu normal.
Pertandingan pun berlanjut ke babak perpanjangan waktu. Gakpo baru ditarik keluar lapangan pada menit ke-113 dan digantikan oleh Justin Kluivert. Golnya itu menjadi gol keduanya di Piala Dunia 2026, setelah sebelumnya ia mencetak dua gol sekaligus ke gawang Swedia di babak penyisihan grup.
Meski sudah berjuang sekuat tenaga, Timnas Belanda akhirnya harus mengakui keunggulan Maroko. Pertandingan berakhir dengan kekalahan 2–3 lewat babak adu penalti, menutup perjalanan Belanda di ajang tahun ini.(edisi/bola)
Comment