Bantuan Alat Olahraga PSSI untuk Korban Bencana di Sumatera Tuai Kritik Pedas Netizen

EDISIINDONESIA.id-Rencana pemerintah untuk menyalurkan bantuan alat olahraga kepada korban bencana di Sumatera melalui Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) menuai sorotan tajam dari warganet.

Pengumuman ini memicu gelombang komentar sinis di media sosial, mempertanyakan urgensi bantuan tersebut di tengah kondisi pascabencana.

Menpora Erick Thohir mengonfirmasi rencana ini kepada wartawan di Jakarta pada Selasa (2 Desember 2025), dengan menyatakan bahwa penyaluran akan dilakukan setelah masa tanggap darurat.

“Nanti pascabencana, mungkin beberapa bulan ke depan kami juga mulai kembali membahagiakan para korban bencana, salah satunya dengan mendistribusikan alat-alat olahraga,” ujarnya.

Pernyataan ini disampaikan sebagai respons terhadap pertanyaan mengenai penanganan aset-aset olahraga di wilayah terdampak bencana banjir dan tanah longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Erick Thohir juga menyampaikan belasungkawa atas bencana alam yang menelan banyak korban jiwa di tiga provinsi tersebut.

Namun, rencana ini justru memicu reaksi negatif dari warganet. Banyak yang menganggap bantuan alat olahraga kurang relevan dibandingkan kebutuhan mendesak lainnya.
“Mereka emang mikirin perut Pak, tapi bukan untuk sixpack, tapi untuk tidak lapar,” tulis seorang warganet dengan nada satire.

Komentar lain juga mempertanyakan fungsi alat olahraga di tengah kondisi yang serba sulit. “Fungsinya apa. Mereka sudah olahraga bertahan hidup itu. Malah disuruh olahraga lagi,” timpal warganet lainnya.

Erick Thohir menjelaskan bahwa pemerintah pusat dan daerah sedang bekerja keras untuk penanganan bencana tahap awal, dengan harapan pemulihan dampak bencana dapat berjalan lancar. Kemenpora, lanjutnya, akan menyalurkan bantuan sesuai tugas dan fungsi berupa alat-alat olahraga setelah pemulihan dampak bencana.

Menpora tidak merinci jenis alat olahraga yang akan disalurkan, namun memastikan bahwa semuanya adalah produk buatan Indonesia.

“Kami sedang sisir dana kami buat tahun depan (2026) untuk bisa bagikan peralatan olahraga di daerah-daerah (terdampak bencana),” pungkasnya.

Reaksi keras dari warganet ini menjadi catatan penting bagi pemerintah untuk lebih mempertimbangkan skala prioritas dalam memberikan bantuan kepada korban bencana.(edisi/faja)

Comment