KENDARI, EDISIINDONESIA.id – Dalam upaya memastikan sinkronisasi antarinstansi dan percepatan program pembangunan daerah, Wakil Wali Kota Kendari Sudirman, memimpin rapat koordinasi yang digelar di ruang rapat resmi Wakil Wali Kota, Senin (7/72025).
Rapat ini dihadiri oleh sejumlah pejabat eselon, kepala dinas terkait, serta perwakilan instansi vertikal yang memiliki keterkaitan langsung dalam pelaksanaan program strategis pemerintah kota.
Rapat koordinasi tersebut berlangsung dalam suasana serius namun terbuka. Wakil Wali Kota menekankan pentingnya membangun komunikasi lintas sektor yang solid dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Salah satu fokus utama rapat kali ini adalah membahas progres pembangunan infrastruktur dasar, termasuk penyelesaian proyek jalan lingkungan dan revitalisasi drainase kota.
Wakil Wali Kota menekankan bahwa semua program tersebut harus berjalan tepat waktu dan sesuai target.
Dalam forum itu, sejumlah kepala dinas menyampaikan laporan perkembangan program masing-masing serta hambatan-hambatan yang dihadapi di lapangan.
Beberapa tantangan yang mencuat antara lain keterbatasan anggaran, tumpang tindih kewenangan, serta perlunya harmonisasi regulasi antarinstansi.
Menanggapi berbagai laporan tersebut, Wakil Wali Kota memberikan arahan tegas agar setiap kendala segera ditindaklanjuti dengan solusi konkret.
Wawali juga mengingatkan agar setiap pejabat dan staf teknis menjaga integritas serta komitmen terhadap pelayanan publik.
“Bulan depan bulan Agustus kita akan evaluasi kembali, kita lihat dan disitulah bisa kita ambil kesimpulan,” ujarnya.
Dalam rapat ini juga turut dibahas pula potensi kerja sama lintas daerah, khususnya dalam pengelolaan sampah dan penguatan ekonomi lokal.
Pada permasalahan sampah, mantan Anggota DPRD Sultra ini menyampaikan jika adanya keterlambatan pemuatan sampah 1 atau 2 hari baru di muat mungkin terkendala mobilnya lagi rusak atau petugasnya lagi sakit.
“Yang pastinya semua sampah pasti akan di angkut di pinggir jalan ataupun jalan poros. Semua hanya masalah karna waktu,” ujarnya.
Rapat koordinasi ditutup dengan kesepakatan untuk meningkatkan frekuensi pertemuan lintas dinas secara rutin, baik secara formal maupun informal, demi memperkuat ekosistem kerja yang dinamis dan solutif.(**)
Comment