KENDARI, EDISIINDONESIA.id – Kakanwil Kemenag Provinsi Sultra, H. Muhamad Saleh melaunching Aplikasi Layanan Digital Customer Service (CS) Kenari Kantor Kemenag Kota Kendari ditandai dengan penekanan tombol digital, berlangsung di Aula PLHUT Kantor Kemenag Kota Kendari, Kamis (26/6/2025).
Launching ini disaksikan Walikota Kendari diwakili Staf Ahli Bidang SDM, dr. Sukirman, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Kendari, Hj. Marni, Ketua MUI Kota Kendari, Ketua Baznas Kota Kendari, Kepala Dinas Kesehatan Kota Kendari, Kepala LPKA Kota Kendari, Ketua LPTQ Kota Kendari, Ketua PMII Kota Kendari, Kepala Badan Pusat Statistik Kota Kendari, Pimpinan Bank Syariah Indonesia Cabang Silondae I Kendari dan Pimpinan Bank Muamalat Kendari.
Muhamad Saleh menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kepala Kemenag Kota Kendari atas kerja keras, keberanian dan komitmennya dalam menghadirkan wajah baru PTSP (Pelayanan Terpadu Satu Pintu).
“Dalam waktu yang relatif singkat dan dalam kondisi efisiensi anggaran, beliau mampu membangun ruang pelayanan yang representatif, nyaman, ramah anak, berfasilitas lengkap, serta berkarakter digital modern,” ungkap Saleh.
Saleh mengatakan, selama proses perencanaan dan pelaksanaan proyek tersebut, dirinya menyaksikan bagaimana kerja kolaboratif dan semangat perubahan ditunjukkan oleh seluruh tim.
Menurutnya, CS Kenari tidak hanya menghadirkan layanan berbasis teknologi, tetapi juga memperkuat nilai-nilai pelayanan Kemenag yang moderat, ramah dan profesional.
“Kolaborasi yang hari ini kita saksikan, nampak juga pada kehadiran berbagai elemen masyarakat, institusi pemerintah dan mitra layanan keuangan syariah. Ini merupakan cerminan bahwa keberhasilan pelayanan publik hanya bisa dicapai jika kita saling dukung dan saling percaya,” ujar Saleh.
Dikesempatan tersebut, Muhamad Saleh berpesan untuk terus melanjutkan penguatan ekosistem digital dalam layanan Kemenag serta memastikan keberlanjutan dan pemeliharaan layanan.
“Selain itu, kembangkan sinergi antarinstansi.
Mari jadikan Customer Service (CS) Kenari bukan hanya sebagai simbol inovasi, tetapi sebagai gerakan perubahan layanan publik yang sesungguhnya. Pelayanan yang mendekatkan pemerintah kepada umat dan menjawab kebutuhan masyarakat dengan sepenuh hati,” pungkasnya. (**)
Comment