EDISIINDONESIA.com – Rukum Islam yang ketiga adalah menjalankan puasa wajib pada bulan Ramadan. Khusus di Indonesia, umat Muslim menjalani puasa rata-rata selama 13 jam.
Rutinitas itu pun dinilai dapat membantu mengenalikan kadar kolesterol dalam darah. Namun ternyata ada kemungkinan kadar kolesterol ini naik pada saat menjalani puasa.
Menurut sebuah penelitian yang dimuat dalam Annals of Nutrition and Metabolism menyatakan bahwa puasa di bulan Ramadan berpotensi meningkatkan kadar kolesterol baik (HDL) dan menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL).
Lalu, mengapa masih ada yang mengalami kenaikan kolesterol saat puasa? Berikut adalah beberapa penyebab kolesterol naik saat puasa.
- Tidak menjaga pola makan
Salah satu penyebab utama Anda mengalami kenaikan kolesterol saat berpuasa adalah tidak menjaga pola makan, khususnya saat sedang buka puasa. Maka itu, ada beberapa pantangan makanan yang sebaiknya Anda hindari saat buka puasa, terutama bagi penderita kolesterol tinggi.
Setelah menahan lapar dan haus sepanjang hari, Anda mungkin satu dari sekian banyak orang yang ‘balas dendam’ dengan makan beragam makanan. Mulai dari takjil minuman manis dan makanan yang mengandung lemak jenuh dan lemak trans. Bahkan, Anda juga mengonsumsi makanan yang tinggi kolesterol.
- Terjadi sindrom metabolik
Penyebab lain dari kolesterol naik saat puasa adalah sindrom metabolik, yaitu sekelompok kondisi medis yang bisa meningkatkan risiko penyakit jantung, termasuk serangan jantung, penyakit jantung koroner, dan beragam penyakit jantung lainnya.
Biasanya, kondisi ini bisa Anda tandai dengan kenaikan tekanan darah, kenaikan gula darah, hingga kelebihan lemak dalam tubuh, khususnya pada area pinggang, hinggak kadar kolesterol dan trigliserida yang tidak normal.
Tiga kondisi tersebut bisa terjadi saat puasa, khususnya jika perut yang kosong dan tidak diisi makanan selama seharian penuh tiba-tiba diisi dengan berbagai makanan tak sehat.
Jika Anda melanggar pantangan kolesterol tinggi saat buka puasa, Anda mungkin saja mengalami sindrom metabolik yang menyebabkan kolesterol tinggi. Sebagai contoh, Anda buka puasa dengan minum-minuman manis, dilanjutkan dengan hidangan berlemak untuk makan malam.
- Kekurangan taurin
Taurin merupakan jenis asam amino yang berfungsi untuk mengendalikan kadar kolesterol jahat dalam darah dan liver (organ hati). Ketika puasa, Anda mungkin saja kekurangan taurin. Taurin bisa didapatkan dari zat seng (zinc) dan vitamin A.
Sumber pangan yang tinggi taurin antara lain sayuran seperti bayam, brokoli, dan jamur. Mengingat sepanjang pagi sampai sore Anda tidak mendapatkan asupan nutrisi zat seng dan vitamin A, tubuh pun jadi kekurangan taurin dan kadar kolesterol jadi sulit dikendalikan.
Demi menghindari risiko ini, biasakan untuk berbuka puasa dengan berbagai makanan dan sayuran yang tinggi kandungan taurin. (**)
Comment