BKKBN Sultra Bersama Disdalduk dan KB Kota Kendari Intensifkan Pelayanan KB-KR di Kecamatan Abeli

KENDARI, EDISIINDONESIA.id – Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Disdalduk dan KB) Kota Kendari bersama BKKBN Sultra melaksanakan fasilitasi intensifikasi dan integritasi pelayanan Keluarga Berencana (KB) dan Kesehatan Reproduksi (KR) di Kecamatan Abeli, Rabu (7/08/2024). Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan akses dan kualitas pelayanan KB-KR bagi masyarakat di wilayah tersebut.

Kegiatan ini melibatkan tenaga kesehatan, kader KB, serta perwakilan dari berbagai instansi terkait. Kegiatan ini juga diisi dengan materi oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Kendari Ridwansyah Taridala, Kepala Disdalduk dan KB Andi Dadjeng dan Kodim 1417 Kendari Salmar Gona.

Kepala Disdalduk dan KB Kota Kendari, Andi Dadjeng menyampaikan, kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah kota untuk mendukung program Keluarga Berencana dan Kesehatan Reproduksi yang komprehensif dan berkelanjutan.

Dirinya menekankan bahwa, program KB-KR adalah upaya penting dalam menciptakan keluarga yang sehat dan sejahtera. Upaya ini merupakan bagian dari komitmen Disdalduk dan KB untuk memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat.

“Secara umum kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan akses pelayanan KB dan kesehatan reproduksi bersama mitra kerja sehingga dapat berjalan dengan maksimal. Peningkatan akses dan kualitas pelayanan KB-KR adalah langkah strategis dalam memastikan kesejahteraan masyarakat. Kami berharap melalui kegiatan ini, masyarakat Kecamatan Abeli dapat lebih mudah mengakses layanan KB-KR yang berkualitas,” kata Kepala Disdalduk dan KB.

Hal senada juga disampaikan oleh Sekretaris Daerah Ridwansyah Taridala, dirinya mengapresiasi adanya fasilitasi intensifikasi KB-KR di Kecamatan Abeli. Dengan adanya kegiatan ini akses masyarakat untuk mendapatkan KB- KR diharapkan menjadi lebih mudah.

Upaya kesehatan reproduksi juga sangat penting, dalam memastikan penduduk usia produktif tetap sehat dan mampu bekerja secara optimal.

Langkah ini, dianggap sejalan dengan rencana pembangunan daerah yang bertujuan memaksimalkan potensi bonus demografi yang diperkirakan akan memberikan efek positif terhadap pembangunan ekonomi dan sosial. Menurutnya bonus demografi memiliki efek positif dalam rencana pembangunan, bonus demografi dapat menjadi peluang emas bagi pembangunan daerah jika dikelola dengan baik.

Upaya kesehatan reproduksi juga sangat penting dalam memastikan bahwa penduduk usia produktif tetap sehat dan mampu bekerja secara optimal. (**)

Comment