Ridwan Bae Sebut Hasil Pemilu 2024 Jadi Acuan Pencalonannya di Pilgub Sultra

Wakil Ketua Komisi V DPR RI Ridwan Bae. Foto: Kresno/Od

KENDARI, EDISIINDONESIA.com – Pemerintah dan DPR sudah menyepakati penyelenggaraan Pemilu 2024 akan digelar tanggal 14 Februari 2024 dan pemilihan kepala daerah (Pilkada) diselenggarakan pada 27 November 2024. Itu artinya, gelaran Pemilu akan berlangsung tepat 2 tahun lagi.

Mesin partai dan para kandidat yang akan bertaurung pada pesta demokrasi itu pun mulai bermanuver dimi menarik hati para masyarakat.

Salah satu yang dinanti adalah langkah anggota DPR RI Dapil Sulawesi Tenggara (Sultra), Ridwan Bae. Wakil Ketua Komisi V DPR RI itu memastikan akan ikut bertarung di Pilgub Sultra 2024 nanti.

“Golkar telah menetapkan saya memang sampai saat ini, untuk tetap maju Gubernur tetap ada, cuman karena sistem pemilihan kita ini, pemilihan serentak 2024, pemilihan yang didahului DPR RI, sementara itu Pilkada dilaksanakan pada November 2024, jadi tentu saya mendorong dulu partai saya untuk mendapatkan suara dan kursi,” kata Rindwa Bae, Sabtu (26/2/2022).

Ridwan menyebut dengan melihat dukungan masyarakat kepada Golkar, dan target mencapai dua kursi di DPR RI akan menjadi tolak ukur untuk memuluskan dirinya bertarung di Pilgub nantinya,

“Dengan begitu saya akan terlebih dulu mendorong partai saya untuk mendapatkan lebih banyak suara, jika mendapat dukungan besar dari masyarakat Sulawesi Tenggara tentu itu akan memudahkan dan memuluskan maju sebagai Gubernur di Sultra,” tandas Ridwan.

Ridwan berharap perolehan kursi di DPRD Provinsi juga dapat didongkrak dengan bekerja keras, sebab untuk mengusung Calon Gubernur yang akan bertarung di Pilkada ditentukan oleh jumlah kursi yang duduk di Dewan.

“Yang lebih penting sebetulnya adalah DPRD Provinsi, karena DPRD Provinsi sebagai landasan kita maju di Gubernur Sultra jadi kita harapkan DPRD provinsi harus mendapatkan suara diatas 10 kursi, jika tercapai itu akan melenggangkan saya jadi Gubernur di Sultra,” tutup Ridwan. (**)

Comment