BOMBANA, EDISIINDONESIA.id – Pemerintah Kabupaten Bombana gelar kegiatan Kick Off persiapan penyusunan Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tahun 2025-2029, Selasa (30/4/2024).
Kegiatan yang dilaksanakan di Aula Hotel Grand Lampusi Kelurahan Lampoala tersebut dibuka oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bombana, Man Arfa. Hadir dalam acara ini para pejabat pemerintah daerah, tokoh masyarakat, dan berbagai instansi terkait lainnya.
Mewakili Pj Bupati Bombana, Man Arfa dalam sambutannya mengatakan, pembangunan di Bombana sebagai bagian integral dari pembangunan regional dan nasional.
Pada hakekatnya, Man Arfa menjelaskan, pembangunan merupakan suatu proses yang bersifat integratif, baik dalam tatanan perencanaan, pelaksanaan, maupun pengendalian yang dilakukan secara berkesinambungan dalam rangka mewujudkan kesejahteraan masyarakat.
“Kerusakan sumber daya alam dan lingkungan hidup akan lebih efektif dicegah bila sejak proses formulasi Kebijakan Rencana dan Program (KRP) telah mempertimbangkan masalah lingkungan hidup dan ancaman terhadap keberlanjutannya,” ujar Man Arfa.
Ia mengungkapkan, saat ini semua daerah akan melakukan pemilihan kepala daerah, tentunya pemerintah harus segera mempersiapkan rancangan rencana pembangunan jangka menengah. Sehingga nantinya, kepala daerah yang baru akan menyesuaikan visi misi, yang dituangkan didalam RPJMD sebagai dokumen perencanaan daerah selama lima tahun kedepannya.
Menurutnya, untuk memastikan jaminan keberlangsungan lingkungan pada pembangunan daerah kedepan, harus dilakukan kajian lingkungan hidup strategis dengan melakukan analisis yang sistematis, menyeluruh, dan partisipatif terhadap formulasi KRP.
Berdasarkan Undang-undang Nomor 32 Tahun 2009 dan peraturan pemerintah nomor 46 tahun 2016, menyatakan bahwa pemerintah dan pemerintah daerah wajib membuat KLHS, untuk memastikan bahwa prinsip pembangunan berkelanjutan telah menjadi dasar dan terintegrasi dalam pembangunan suatu wilayah dan atau kebijakan, rencana atau program.
Man Arfa menilai, KLHS merupakan pendekatan strategis jangka menengah dalam pengelolaan lingkungan hidup untuk mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan di Kabupaten Bombana.
Ia berharap, semua OPD yang terlibat nantinya dapat berpartisipasi aktif untuk memberikan data dan informasi lainya, sehingga prosesnya dapat berjalan sesuai waktu yang ditetapkan.
“Diskusi dan kolaborasi yang intensif diharapkan dapat menghasilkan KLHS yang komprehensif dan berdaya guna,” pungkasnya. (**)
Comment