TURIN, EDISIINDONESIA.id — Tim Italia Juventus hampir saja mengalami kekalahan saat menjamu Sevilla di leg pertama babak semifinal Liga Europa hari ini. Beruntung mereka mampu mencetak gol di detik akhir laga, Jumat (12/5/23).
Tampil di depan pendukungnya di Allianz Stadium, Juventus kebobolan melalui bomber Sevilla Youssef En-Nesyri pada menit ke-26.
Umpan Lucas Ocampos sukses dikonversi menjadi gol.
Skor tersebut membuat Sevilla diatas angin, beruntung saat laga memasuki injury time. Pemain pengganti, Federico Gatti berhasil mencetak gol di menit ke-90+7,
Gol bermula dari sepak pojok yang disundul Paul Pogba ke mulut gawang Gatti yang lepas dari pengawalan langsung menyundul bola ke dalam gawang. Setelah gol itu, wasit langsung mengakhiri pertandingan.
Pelatih Juventus, Massimiliano Allegri mengatakan mereka memulai laga dengan baik hingga Sevilla mencuri gol. “Hingga gol tercipta, tim saya telah menggerakkan bola dengan baik – tetapi ketika kami masuk ke area depan, semuanya tampak terlalu mudah dan kami membuat terlalu banyak kesalahan,” katanya di UEFA.com.
“Dalam serangan balik kami kecolongan karena kami tidak mengejar ketinggalan dan meninggalkan celah, dan kami berisiko kebobolan satu detik dalam situasi yang sama,” lanjutnya.
Meski mencetak gol telat, ia yakin anak asuhnya memang tidak pantas kalah. “Para pemain melakukannya dengan baik untuk melawan dan mendapatkan hasil imbang yang pantas yang menyisakan segalanya untuk dimainkan di leg kedua,” jelasnya.
Pelatih Sevilla, José Luis Mendilibar kepada Sevilla FC TV mengklaim kinerja anak asuhnya sangat luar biasa. Ia bahkan menyebut timnya mampu membuat Si Nyonya Tua ketakutan.
“Saya harus menunjukkan usaha yang telah kami lakukan selama 90 menit dan babak pertama yang hebat, ketika kami memenangkan banyak bola dan menciptakan bahaya. Kami berjuang untuk membuat mereka ketakutan di babak kedua, jadi mereka lebih nyaman,” katanya.
Sevilla akan menjadi tuan rumah leg kedua 19 Mei mendatang. Bermain di kandang, Sevilla kini bisa berharap melanjutkan kejutannya setelah sebelumnya mereka juga mengeliminasi Manchester United.
“Hal baik yang saya ambil dari ini adalah Anda bisa berspekulasi pada 1-0 tetapi dengan [hasil] ini Anda tidak bisa – Anda harus keluar untuk menang,” tambah Mendilibar terkait leg kedua. (**/idr)
Comment