KENDARI, EDISIINDONESIA.id — Kepolisian Resor Kota (Polresta) Kendari bersikap atas laporan maraknya calo tiket di beberapa pelabuhan.
Kapolresta Kendari, Kombes Pol Muh Eka Fathurrahman mengatakan penertiban akan dilakukan secepatnya dan berkoordinasi dengan perusahaan kapal penumpang dan juga PT Pelindo.
Selain itu, kata Kombes Pol Eka, pihaknya akan berkoordinasi dengan instansi terkait mengenai aktivitas di pelabuhan tersebut.
“Koordinasi juga dilakukan bersama Pelindo, KSOP untuk menutup ruang kepada para calo tiket, dengan memberikan edukasi kepada masyarakat agar pembelian tiket melalui jalur resmi,” tuturnya.
Lebih lanjut, bagi mereka yang mencoba mencari kesempatan dengan menjadi calo tiket mudik akan dikenakan sanksi.
Diketahui calo tiket acap kali memanfaatkan moment mudik lebaran dengan membeli tiket secara resmi dari agen travel resmi dan menjualnya kembali dengan harga yang jauh lebih tinggi.
Parahnya, seperti dilansir dari Tribun Sultra insiden pemudik marah-marah saat antre membeli tiket sempat terjadi.
Sejumlah calon penumpang kapal malam tujuan Kendari-Raha, Kabupaten Muna protes karena petugas loket mengutamakan orang yang diduga calo tiket.
Kemarahan mereka karena orang yang diduga calo seenaknya melambung antrean dan langsung membeli tiket di loket penjualan tiket.
Seorang pria terlihat berteriak dan marah-marah karena kelakuan orang yang diduga calo tersebut memotong antrean.
“Kita capek-capek antre kalian langsung memotong di depan, baru sebentar tiket yang kita dapat non seat lagi,” tuturnya. (EI)
Comment