KENDARI, EDISIINDONESIA.id – Anak Nelayan berhasil menjadi wisudawan terbaik pada wisuda gelombang kedua Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) periode Juli-Oktober 2022 membuat Riska Dian Safitri terharu, bangga dan bahagia.
Bukan tanpa alasan, kesenangan itu sebab di kampung halamannya yang mayoritas bekerja sebagai nelayan, sangat jarang perempuan yang menempuh pendidikan karena ada anggapan yang mengatakan bahwa “perempuan lebih baik dirumah saja dan laki-laki yang bersekolah”.
“Jadi secara tidak langsung, saya bisa patahkan statement di kampungku. Bahwasanya perempuan bisa juga menempuh pendidikan di Perguruan Tinggi,” kata wanita asal Desa Kamosope, Kecamatan Pasir Putih, Kabupaten Muna ini, Rabu (2/11/2022).
Perempuan yang lahir pada tahun 2001 silam ini, mengungkapkan untuk menjadi wisudawan terbaik, harus selalu konsisten dan memfokuskan niat.
“Bahwasanya jika orang lain bisa, kita juga pasti bisa,” ucapnya.
Kedepannya, ia berencana untuk melanjutkan studi kejenjang S2, namun ia terlebih dahulu akan meningkatkan skillnya terlebih dahulu di Kampung Inggris, demi mewujudkan impiannya untuk menjadi seorang dosen.
“Kalau ada rezeki incarannya mau lanjut S2 di Universitas Gajah Mada (UGM),” ungkapnya.
Sementara itu, ayah wisudawan terbaik UHO gelombang kedua periode Juli-Oktober 2022, La Desa yang bekerja sebagai nelayan, mengaku sangat senang dengan prestasi yang telah diraih oleh putri pertamanya tersebut.
“Saya tidak sangka, saya punya anak dikampus ternyata sangat luar biasa,” katanya.
Ia mengungkapkan, sejak kecil ia selalu memberikan dukungan ataupun support untuk putri pertamanya dari empat bersaudara tersebut, agar berjuang terus.
Untuk diketahui, Riska Dian Safitri merupakan anak pertama dari pasangan La Desa dan Sholehati. Mahasiswa Program Studi Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) ini berhasil menjadi wisudawan terbaik dengan IPK 3,98 dengan masa studi 4 tahun 2 bulan. (**)
Comment