EDISIINDONESIA.id — Aksi unjuk rasa bertema Tiga Tuntutan Rakyat (Tritura) yang digelar Kepresidenan Mahasiswa (Kepresma) Universitas Trisakti menuju Istana Negara, Jakarta Pusat, berpotensi menimbulkan kemacetan cukup parah. Pengguna jalan diimbau mewaspadai sejumlah ruas utama yang akan terdampak jika massa membesar.
Ruas yang perlu diperhatikan meliputi Jalan Medan Merdeka Barat, Jalan Majapahit, kawasan Patung Kuda, serta akses dari Harmoni menuju Istana Negara dan Monas. Kepolisian telah menyiapkan rekayasa lalu lintas dan penutupan jalan bersifat situasional guna mengantisipasi kepadatan.
Polda Metro Jaya mengerahkan pengamanan terpadu yang melibatkan personel gabungan Polri, TNI, dan Pemprov DKI Jakarta. Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, mengimbau peserta menyampaikan aspirasi secara tertib dan damai.
“Kami mengajak bersama-sama menyampaikan aspirasi sesuai aturan undang-undang, agar tetap aman, damai, dan menjaga fasilitas umum,” ujarnya, Kamis (29/10/2026).
Sebelumnya, Kepresma Trisakti telah menyerukan penggalangan massa yang berkumpul di Kampus Trisakti, Grogol, Jakarta Barat, sebelum bergerak bersama menuju Istana Negara. Melalui pernyataan di akun Instagram resminya, mereka menilai kondisi bangsa saat ini berada dalam masa gelap politik dan sosial.
“Atas nama pengabdian, ambisi dipelihara. Atas nama stabilitas, kritik dibungkam. Atas nama rakyat, kekuasaan dijalankan tanpa selalu mendengar jeritan mereka,” bunyi pernyataan tersebut.
Tiga tuntutan utama yang disampaikan:
- Pemulihan ekonomi, ekologi, politik, pendidikan, dan kesehatan nasional;
2. Berantas inkompetensi pejabat negara serta hapus praktik rangkap jabatan pejabat publik;
3. Tegakkan supremasi sipil secara utuh.
Kepresma menegaskan kehadiran mereka sebagai wujud tanggung jawab moral mengawal jalannya pemerintahan agar setiap kebijakan benar-benar berpihak pada kepentingan rakyat.(edisi/fajar)
Comment