KENDARI, EDISIINDONESIA.id — Setelah sempat tertunda akibat persoalan administrasi, proses pemilihan Rektor Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari kembali digelar Jumat, 10 Juli 2026. Rapat Senat tertutup yang menetapkan tiga calon rektor tersebut akan berlangsung di Gedung Rektorat UHO.
Kepastian ini disampaikan Pranata Humas Ahli Madya UHO, Maulid. Ia membenarkan bahwa tahapan krusial untuk menentukan pimpinan baru kampus UHO akhirnya akan dilanjutkan.
“Benar, besok dilaksanakan dalam rapat Senat tertutup,” ujar Maulid saat dikonfirmasi awak media, Kamis, 9 Juli 2026.
Sebelumnya, rapat Senat yang direncanakan menetapkan tiga calon rektor dari sepuluh bakal calon terpaksa ditunda pada Rabu, 1 Juli 2026. Penundaan dilakukan setelah ditemukan kekeliruan administrasi dalam Surat Keputusan (SK) keanggotaan Senat.
Ketua Senat UHO, Prof. Jamili, menjelaskan penundaan diputuskan demi menjamin seluruh proses berjalan sah dan sesuai ketentuan yang berlaku.
“Setelah kami teliti, terdapat kekeliruan administrasi pada SK keanggotaan Senat. Oleh karena itu, rapat kami tunda hingga SK tersebut diperbaiki,” kata Jamili kepada awak media di Kendari.
Kekeliruan itu berkaitan pencantuman Wakil Rektor Bidang Akademik Prof. La Ode Santiaji Bande sebagai anggota Senat berstatus Pergantian Antarwaktu (PAW). Padahal, jabatan Wakil Rektor merupakan anggota Senat secara ex officio (karena jabatan), sehingga pencantuman status PAW dianggap tidak tepat secara administrasi.
Prof. Jamili menjelaskan, penyusunan administrasi keanggotaan Senat merupakan wewenang pihak eksekutif universitas, bukan Senat. Namun saat rapat berlangsung, para anggota menemukan kejanggalan dalam dokumen dan meminta klarifikasi.
“Begitu rapat berjalan, kami menemukan kejanggalan. Setelah dikonfirmasi, terbukti ada kekeliruan administrasi. Maka diputuskan untuk memperbaikinya terlebih dahulu,” tambahnya.
Dengan telah selesainya perbaikan SK keanggotaan, Senat UHO kini siap menyaring sepuluh bakal calon rektor menjadi tiga nama calon yang akan melaju ke tahap akhir pemilihan.(**)
Comment