KOLTIM, EDISIINDONESIA.id – Wilayah Kabupaten Kolaka Timur, Provinsi Sulawesi Tenggara, diguncang gempa bumi tektonik pada Rabu (1/4/2026). Berdasarkan hasil analisis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa tersebut memiliki magnitudo 3,2.
Episenter gempa terletak pada koordinat 4,10 Lintang Selatan dan 121,87 Bujur Timur, atau sekitar 11 kilometer di selatan Kolaka Timur. Gempa terjadi pada kedalaman dangkal, yakni 5 kilometer di bawah permukaan tanah.
Plt. Kepala Balai BMKG Wilayah IV, Nasrol Adil, menjelaskan bahwa gempa ini termasuk jenis gempa dangkal yang dipicu oleh aktivitas sesar aktif di wilayah tersebut.
“Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi ini merupakan gempa dangkal akibat aktivitas sesar aktif,” ujarnya.
Berdasarkan peta guncangan (shakemap) dan laporan masyarakat, gempa dirasakan di wilayah Kolaka Timur dengan intensitas III MMI. Getaran dirasakan nyata di dalam rumah dan terasa seperti ada truk berat yang melintas.
Meski demikian, hingga saat ini belum terdapat laporan mengenai kerusakan bangunan maupun korban jiwa akibat kejadian tersebut.
BMKG juga memastikan bahwa gempa ini tidak berpotensi menimbulkan tsunami. Dari hasil pemantauan BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa susulan (aftershock).
Masyarakat dihimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.
Selain itu, masyarakat juga diharapkan selalu mengikuti informasi resmi yang disampaikan melalui kanal komunikasi resmi BMKG, seperti media sosial terverifikasi, situs web resmi, serta aplikasi mobile BMKG.
Dengan kondisi yang terkendali, masyarakat diharapkan tetap waspada namun tidak panik dalam menghadapi potensi gempa bumi di wilayah tersebut. (**)
Comment