Arus Balik Pelabuhan Ferry Tampo–Torobulu Dipadati Penumpang, Sempat Molor Gegara Isi Bahan Bakar

MUNA, EDISIINDONESIA.id – Arus balik pasca perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah mulai terlihat di jalur penyeberangan ferry Tampo–Torobulu, Kamis (26/3/2026).

Ratusan penumpang memadati pelabuhan sejak pagi hari, didominasi pemudik yang hendak kembali ke daerah tujuan masing-masing.

Kepadatan ini menyebabkan antrean kendaraan, khususnya sepeda motor, mengular di area pelabuhan.

Salah seorang penumpang asal Muna, Idris, mengungkapkan bahwa saat dirinya tiba sekitar pukul 06.00 WITA, antrean motor masih relatif normal. Namun, keberangkatan kapal mengalami keterlambatan.

“Yang bikin lama itu kapal tadi pagi melakukan pengisian bahan bakar. Informasi dari penumpang di depan, jadwal trip pertama yang biasanya pukul 07.00 harus molor sampai sekitar pukul 09.00,” ujar Idris.

Ia memperkirakan jumlah kendaraan roda dua yang mengantre telah mencapai ratusan unit, belum termasuk mobil. Kondisi di lapangan pun semakin padat seiring bertambahnya penumpang.

Suasana antrean disebut cukup semrawut, terlebih dengan kondisi cuaca yang panas. Para penumpang harus berdesakan di bawah terik matahari, yang memicu ketegangan di antara sebagian masyarakat.

“Kalau pagi tadi sebenarnya tidak separah kemarin, tapi belum tahu nanti siang karena penumpang terus bertambah,” tambahnya.

Meski demikian, Idris menilai kepadatan arus balik tahun ini tidak jauh berbeda dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Hanya saja, terdapat sedikit perubahan dengan adanya penambahan armada kapal yang membantu mempercepat proses pemuatan penumpang.

Idris menambahkan jalur penyeberangan kini semakin beragam. Pemudik tidak lagi hanya terfokus di dua pelabuhan utama, melainkan terbagi ke beberapa titik seperti Amolengo, Torobulu, serta Pelabuhan Tondasi yang kini telah mulai beroperasi.

Dengan bertambahnya opsi pelabuhan tersebut, diharapkan dapat mengurangi penumpukan penumpang di satu titik dan memperlancar arus balik Lebaran di wilayah tersebut. (**)

Comment