EDISIINDONESIA.id – Masa depan Xabi Alonso sebagai pelatih Real Madrid disebut berada di ujung tanduk dan bisa berakhir pekan ini, menurut laporan media Spanyol.
Situasi Alonso kian tertekan setelah Madrid takluk 0-2 dari Celta Vigo pada Minggu (7/12/2025). Kekalahan itu membuat Los Blancos tertinggal empat poin dari Barcelona pada klasemen Liga Champions, padahal mereka sempat unggul lima poin hanya sebulan lalu. Laga tersebut juga diwarnai kericuhan di lorong pemain, dua kartu merah, serta Jude Bellingham yang berdarah pada bagian pelipis.
Kekalahan tersebut muncul di tengah isu retaknya hubungan Alonso dengan sejumlah pemain bintang, termasuk Bellingham, Kylian Mbappe, dan Vinicius Jr.
Menurut laporan Marca, para petinggi Madrid menggelar rapat darurat pada Minggu (7/12/2025) malam. Presiden klub Florentino Perez memimpin pertemuan yang berlangsung hingga dini hari.
Pertemuan itu membahas banyak masalah, mulai dari penurunan performa tim, meningkatnya jumlah cedera, termasuk absennya Éder Militao selama beberapa pekan,hingga keluhan soal kualitas wasit.
Diskusi tersebut menghasilkan keputusan Alonso hanya punya beberapa hari untuk menyelamatkan pekerjaannya. Nasibnya diyakini sangat ditentukan oleh hasil laga Liga Champions melawan Manchester City pekan ini.
Madrid akan menjamu tim asuhan Pep Guardiola pada Rabu (10/11/2025). Dalam kompetisi Eropa musim ini, mereka berada di posisi kelima klasemen sementara grup dengan empat kemenangan dan satu kekalahan, yang terjadi saat menghadapi Liverpool.
Secara keseluruhan, Madrid hanya mencatat tiga kemenangan dari tujuh pertandingan terakhir, jauh dari ekspektasi klub ketika Alonso didapuk sebagai pelatih setelah hengkang dari Bayer Leverkusen musim panas lalu.
Madrid pun mulai menyiapkan opsi lain jika harus berpisah dengan Alonso. Nama Zinedine Zidane disebut-sebut sebagai kandidat untuk kembali, tetapi opsi yang paling mengejutkan adalah Jurgen Klopp.
Mantan pelatih Liverpool itu mundur pada akhir musim 2023/2024 karena kelelahan dan kini bekerja di Red Bull sebagai head of Global Soccer. Meski Klopp menyatakan tak berniat kembali melatih, Madrid diyakini tetap akan mencoba mendekatinya.
Zidane sendiri terakhir melatih pada 2021, tetapi rekornya membawa Madrid meraih tiga gelar Liga Champions beruntun membuatnya tetap dianggap sebagai pilihan ideal.
Sementara itu, keretakan hubungan Alonso dengan pemain makin menjadi sorotan. Pelatih berusia 44 tahun itu dikenal tegas dan menerapkan aturan ketat untuk menghilangkan “kebiasaan buruk”, serta menuntut pemain selalu berjuang memperebutkan tempat utama dalam setiap sesi latihan.
Menurut Mundo Deportivo, sejumlah pemain tidak cocok dengan pendekatan Alonso, termasuk Vinicius Jr, Fede Valverde, Brahim Diaz, Rodrygo, Endrick, dan Ferland Mendy.
Valverde beberapa kali dimainkan di posisi bukan aslinya, sedangkan Diaz dan Rodrygo lebih sering memulai laga dari bangku cadangan. Endrick bahkan baru tampil sekali musim ini.
Namun, ketidakcocokan terbesar datang dari Vinicius Jr. Penyerang asal Brasil itu sempat meluapkan kemarahannya saat diganti pada laga El Clasico, sambil berteriak, “Saya akan tinggalkan tim ini,” sebelum masuk ke ruang ganti tanpa menatap Alonso. Saat meminta maaf lewat media sosial pun, ia tidak menyebut nama sang pelatih.
Rumor terbaru menyebutkan Vinicius tidak mempertimbangkan perpanjangan kontrak, yang berlaku hingga 2027, selama kondisi internal tim tetap seperti sekarang. (edisi/bs)
Comment