KONAWE, EDISIINDONESIA.id – Bupati Konawe, Yusran Akbar, dalam apel gabungan perdana pasca-libur Idul Fitri pada Selasa (8 April 2025), menegaskan komitmennya untuk memberantas praktik pungutan liar (pungli) dan jual beli jabatan. Ia menekankan hal ini kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Konawe.
“Jangan ada lagi pungli, apalagi jual beli jabatan. Saya tidak akan mentolerir praktik-praktik semacam itu,” tegas Yusran.
Selain itu, Yusran menyampaikan sembilan poin prioritas kerja yang meliputi:
1. Peningkatan Kedisiplinan ASN: Menjadikan kedisiplinan sebagai fondasi etos kerja.
2. Pengembalian Kendaraan Dinas: Kendaraan dinas yang tidak digunakan oleh pejabat yang berwenang harus segera dikembalikan.
3. Penindakan Tegas Jual Beli Jabatan: Komitmen untuk menindak tegas pihak yang terlibat dalam praktik ini.
4. Pengawasan Pungli di Instansi: Pengawasan ketat terhadap praktik pungli di Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP), dan puskesmas.
5. Peningkatan Pelayanan Publik: Peningkatan pelayanan di Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, Dinas Sosial, Disdukcapil, dan DPM-PTSP.
6. Pembangunan Balai Latihan Kerja: Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi didorong untuk membangun balai latihan kerja guna pemberdayaan SDM lokal.
7. Pembentukan Tim Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG): Pembentukan tim ini untuk mendukung program kesehatan masyarakat.
8. Kebersihan Kota: Kebersihan kota menjadi tanggung jawab bersama, bukan hanya Dinas Lingkungan Hidup.
9. Perbaikan Lampu Jalan: Perbaikan lampu jalan yang rusak di wilayah Ranoea, Lalosabila, dan depan kampus SPP serta Unilaki.
Yusran, yang juga Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Konawe, mengajak seluruh ASN untuk bekerja dengan integritas dan semangat melayani masyarakat.
Ia berharap momentum pasca-lebaran dapat menjadi semangat baru untuk meningkatkan pelayanan publik dan mempercepat pembangunan di Konawe.(**)
Comment