KENDARI, EDISIINDONESIA.id – Ketua Umum DPD Pemuda Tani Indonesia Sulawesi Tenggara (Sultra), Muh. Miradz, mengimbau pengusaha dan instansi terkait agar tidak mempersulit petani dalam menjalankan kebijakan pro petani yang dikeluarkan Presiden Prabowo Subianto.
Miradz menilai kebijakan tersebut sebagai “kado tahun baru” bagi para petani dan menegaskan bahwa Pemuda Tani Indonesia Sultra akan mengawal implementasinya. Ia menekankan pentingnya dukungan penuh dari semua pihak untuk mewujudkan kesejahteraan para petani.
“Jangan ada lagi pengusaha dan instansi berwenang yang nakal, dengan tidak menjalankan kebijakan yang dikeluarkan Presiden Prabowo,” tegasnya.
Miradz juga mengapresiasi langkah-langkah pro-petani yang telah diambil Presiden Prabowo, termasuk peningkatan subsidi pupuk, penghapusan bunga bank untuk usaha pertanian, dan kenaikan harga hasil panen. Ia yakin langkah-langkah tersebut menunjukkan keseriusan Presiden Prabowo dalam mencapai swasembada pangan di Indonesia.
“Presiden Prabowo sudah banyak mengeluarkan kebijakan pro petani, mulai dari pupuk subsidi di tambah, penghapusan bunga bank bagi usaha pertanian sampai kenaikan harga hasil panen padahal beliau baru 2 bulan lebih dilantik, ini menandakan keseriusan beliau terhadap swasembada pangan di Indonesia,” bebernya.
Pemuda Tani Indonesia Sultra menegaskan akan melaporkan setiap oknum yang mencoba menghambat atau memanfaatkan kebijakan tersebut untuk kepentingan pribadi.
“Jadi kami wanti-wanti, jangan ada oknum yang coba main, kalau ada kami temukan, kami akan laporkan ke APH dan akan kami teruskan ke DPP Pemuda Tani Indonesia untuk dilaporkan ke Presiden Prabowo,” pungkasnya. (**)
Comment