Reses, AJP Siap Kawal dan Perjuangkan Keluhan Warga Puuwatu

KENDARI, EDISIINDONESIA.id- Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) sedang menjalani reses masa sidang III tahun 2022-2023. Fase itu biasanya dimanfaatkan para legislator untuk menemui konstituennya, sekaligus melakukan sosialisasi dan penyerapan informasi.

Kegiatan itu juga dilakukan anggota Komisi II DPRD Provinsi Sultra, Aksan Jaya Putra atau yang akrab disapa AJP untuk menemui konstituennya di Kelurahan Punggolaka, Kecamatan Puuwatu, Kota Kendari, Jumat (29/9/2023).

Dihadapan konstituennya, Ketua Fraksi Golkar DPRD Sultra itu meminta kepada warga yang hadir untuk memberikan aspirasinya. Sebab apa yang disampaikan oleh warga akan diolah, dilihat dan diintervensi dalam Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Sultra.

Kedatangan AJP ini langsung disambut baik oleh warga. Untuk itu, warga langsung menyampaikan keluhan kepada AJP terkait infrastruktur jalan, banjir akibat drainase yang buruk, hingga sarana air bersih, serta permintaan bantuan sumur bor.

Mendengar aspirasi masyarakat setempat, AJP berjanji untuk mengawal dan memperjuangkan apa yang menjadi keluhan tersebut. Semua keluhan termasuk permintaan warga bakal diperjuangkan melalui dana aspirasi tahun anggaran 2024 mendatang.

“Memang reses kali ada beberapa permintaan masyarakat, ada sarana air bersih, atau sumur bor terus perbaikan jalan, drainase. Ini tentunya kita terima dan kita fokuskan di tahun 2024,” kata calon Wali Kota Kendari itu.

Ia mengaku, hasil reses ini nantinya akan segera diinput di sistem informasi pemerintah daerah (SIPD) untuk dibahas pada APBD 2024 mendatang.

“Insyallah tahun 2024, begitu buka portal kita input. Ini akan menjadi bahan acuan kita untuk dibahas di APBD induk, karena memang sekarang ini arahan KPK, pokir (pokok pikiran) itu harus masuk di SIPD tidak bisa masuk tengah,” pungkasnya.

Diakui Selalu Perjuangkan Aspirasi Warga Kasilampe

Aksan Jaya Putra (AJP) terus menemui warga. Petang (30/9) Sabtu itu, ia turun ke Kelurahan Kasilampe, Kecamatan Kendari untuk menjemput aspirasi konstituennya. Kedatangan politisi Golkar itu disambut antusias warga setempat.

“Kami warga Kasilampe menghaturkan rasa terima kasih kepada Pak Aksan karena telah membantu memperjuangkan aspirasi kami di DPRD sehingga bisa terwujud.” Kata salah seorang tokoh masyarakat kepada AJP saat reses masa sidang ketiga.

Menanggapi itu, AJP menjelaskan sudah menjadi kewajiban anggota DPRD untuk merespon aspirasi, keluhan dan permasalahan warga agar memberikan solusi sesuai kewenangan yang dimiliki anggota DPRD. “Kami selaku wakil rakyat memiliki kewenangan meski terbatas namun harus digunakan secara maksimal untuk kepentingan rakyat, salah satunya melalui Reses .” kata Ketua Fraksi Golkar DPRD Sultra ini.

Dalam sambutannya, AJP mengingatkan warga selalu menjaga Kamtibmas jelang, saat dan setelah Pemilu serta Pilkada 2024. “Pemilu hanyalah alat bukan tujuan demokrasi. Kita menyelenggarakan Pemilu dan Pilkada untuk menghasilkan wakil rakyat dan pemimpin yang memiliki kapasitas dan kapabilitas. Keliru dalam memilih akan menimbulkan stagnasi beserta beberapa konsekuensinya yaitu tidak terwujudnya harapan masyarakat setidaknya dalam kurun waktu 5 tahun selanjutnya.” tutur AJP

Bakal Calon Wali Kota Kendari 2024 ini menuturkan tagline “Kendari Bisa” yang ia gaungkan bukan sekadar slogan tapi menjadi Visi Misi yang akan dituangkan dalam Program Kerja dan aksi nyata manakala Tuhan yang Maha Esa meridainya menjadi Wali kota Kendari 2024 mendatang. “Kendari Bisa berarti kendari berdaya saing, inovatif, sejahtera dan aman.” Kata AJP disambut warga. (adv)

Comment