KENDARI, EDISIINDONESIA.id – Puncak arus mudik di terminal Baruga, Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), diprediksi akan terjadi pada 19 April 2023 mendatang.
Hal tersebut disampaikan, Kepala UPTD Pengelolaan Sarana Prasarana (Sarpras) Perhubungan Lalulintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) Wilayah Darat Dinas Perhubungan (Dishub) Sultra Asrin, saat ditemui di Terminal Baruga, Senin (17/4/2023).
Ia mengatakan bahwa peningkatan penumpang sudah mulai terjadi sejak pertengahan Ramadhan. Namun ia mempersiapkan kepadatan penumpang akan terjadi pada 19 April 2023 mendatang.
“Setelah cuti besoknya pasti padat. Sekarang belum terlalu memang tapi saya lihat sudah ada peningkatan dari hari-hari biasa. Dari kurang lebih 10 hari terakhir Ramadhan, ada peningkatan pelan-pelan,” katanya.
Kata dia, jumlah penumpang perharinya jelang hari raya Idul Fitri bervariasi, namun yang pasti mengalami peningkatan setiap harinya.
“Kemarin 151, khusus penumpang damri. Tadi pagi sekitar 166,” sebutnya.
Lanjut, untuk mengantisipasi meningkatnya jumlah penumpang di puncak mudik tersebut, pihaknya mengerahkan 15 personel di terminal Baruga.
Selain itu, pihak Damri juga menyiapkan beberapa unit bus Damri untuk mengantisipasi jumlah penumpang yang berlebih untuk beberapa jalur, seperti Mawasangka dan Baubau.
“Kami sudah komunikasi dengan Damri jangan sampai ada peningkatan supaya di antisipasi. Seperti Mawasangka dan Bau-bau masing-masing ada dua damri,” ungkapnya.
“Mawasangka dan Baubau yang banyak penumpangnya, tapi yang terbanyak itu di Mawasangka, ada damri panjang besar yang sit 45, ditambah 1 yang kecil. Biasanya cuma satu,” tambahnya.
Untuk diketahui, Damri di terminal Baruga sendiri melayani beberapa jalur, diantaranya Kendari-Mawasangka, Kendari-Baubau, Kendari-Tondasi, Kendari-Enreke, Kendari-Penanggo, Kendari-Abuki Asinua, Kendari-Bungku dan Kendari-Kamaru. Di mana pelayanan hanya sekali keberangkatan setiap harinya mulai pukul 06.00 WITA, sedangkan waktu kedatangan mulai pukul 14.00 hingga malam hari. (**)
Comment