Alami Kerugian Puluhan Juta, Kadis Perikanan Bombana Kunjungi Tambak Terkena Banjir Rob

BOMBANA, EDISIINDONESIA.id – Kepala Dinas Perikanan Bombana, Sarif bersama rombongan kunjungi petambak udang dan Bandeng, di Desa Anugerah, Kecamatan Lantari Jaya, Kabupaten Bombana, Senin (27/2/2023).

Kunjungan ini terjadi setelah kondisi bencana alam yang berlangsung sejak Sabtu 25 Februari 2023 lalu. Sebab, beberapa petambak mengalami dampak banjir rob, di Desa Anugerah, hingga mengalami kerugian puluhan juta rupiah, karena udang dan ikan didalam tambak keluar akibat terdampak banjir rob yang besar.

Kadis Perikanan Sarif mengatakan kunjungan ini adalah untuk memastikan data serta jumlah petambak yang terdampak banjir rob secara langsung di Desa Anugerah, Kecamatan Lantari Jaya.

“Kami turun langsung bersama rombongan meninjau langsung lokasi yang terdampak banjir rob, agar kami dapat mengetahui kondisi yang terjadi di lokasi,” ucapnya.

Dalam kunjungan tersebut Kadis Perikanan Sarif memberikan himbauan kepada penambak udang dan ikan agar selalu memperhatikan jarak tambak dengan laut pantai.

“Sesuai aturan agar kemudian tidak terlalu beresiko dari luapan bencana dampak banjir rob yang dapat merugikan para petambak,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Desa Anugerah, Dian Subiantoro mengatakan kejadian seperti ini hampir tiap tahun dialami petambak warganya.

“Tetapi ketinggian air laut kali ini yang terparah, sehingga saya berharap kepada Pemerintah Kabupaten melalui Dinas Perikanan dan Dinas BPBD membantu warga, paling tidak ada pembuatan tanggul dan pengadaan bibit, sebab setiap tahun air pasang semakin tinggi,” ucap Dian.

Salah satu petambak udang dan Ikan, Muh. Ardi mengatakan tambak miliknya sudah pernah direhabilitasi tahun lalu yakni tahun 2022.

“Namun akibat meluapnya banjir rob kali ini memang besar, sehingga pintu masuk air milik saya jebol yang mengakibatkan udang dan ikan saya yang sekitar umur 50 hari terbawah banjir, saya berharap ada penanganan dari pemerintah setempat,” pungkasnya. (**)

Comment