KONAWE, EDISIINDONESIA.id – Seorang remaja perempuan berinisial KAE (16) asal Desa Matanggorai, Kecamatan Pandangguni, Kabupaten Konawe, hendak melakukan percobaan bunuh diri pada Senin (16/3/2026).
Percobaan bunuh diri ini terjadi dikediamannya, KAE meminum racun ulat merek incipio.
Kasi Humas Polres Konawe IPTU Andi Abd. Gafur, mengatakan bahwa percobaan bunuh diri ini terjadi saat KAE pulang dari kegiatan adat Melasti di Desa Ameroro, Kecamatan Uepai.
“Berdasarkan informasi yang dihimpun, kejadian bermula setelah korban pulang dari kegiatan adat Melasti di Desa Ameroro, Kecamatan Uepai,” katanya, Selasa (17/3/2026).
Setibanya dirumah, KAE dimarahi oleh ibunya dikarenakan menutup warung saat pergi menuju kegiatan adat.
Tak hanya itu, KAE kerap dibanding-bandingkan dengan saudara angkatnya yang berada di Provinsi Bali. Hal ini membuat KAE merasa kesal dan tersulut emosi.
“Selain itu, korban juga kerap dibanding-bandingkan dengan saudara angkatnya yang berada di Bali, sehingga memicu rasa kesal dan emosi,” ujarnya.
Akibatnya, KAE segera meminum racun yang tersedia. Beruntung, KAE segera mendapatkan pertolongan medis dari pihak UPTD Puskesmas Alosika.
Petugas medis telah melakukan tindakan cepat berupa pembersihan lambung untuk mengeluarkan racun dari tubuh korban. Selanjutnya, korban dirujuk ke RSUD Konawe guna mendapatkan penanganan lebih lanjut.
Atas kejadian ini, pihak kepolisian mengingatkan masyarakat agar memperhatikan keamanan bahan berbahaya di lingkungan rumah tangga serta meningkatkan kepedulian terhadap kondisi mental anggota keluarga.
“Peran keluarga dan lingkungan sangat penting dalam menjaga kesehatan mental generasi muda guna mencegah terjadinya peristiwa serupa di kemudian hari,” pungkasnya. (**)
Comment