Kemenag Sultra Kembangkan Ekoteologi untuk Atasi Krisis Lingkungan

KENDARI, EDISIINDONESIA.id – Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Sulawesi Tenggara mulai mengimplementasikan Program Ekoteologi sebagai bagian dari Gerakan Kemenag ASRI (Aman, Sejuk, Rindang, Indah).

Program ini berlandaskan Surat Edaran Sekjen Kemenag Nomor SE 27 Tahun 2025 yang mendorong terciptanya lingkungan kerja hijau, nyaman, dan produktif di seluruh satuan kerja Kemenag.

Kepala Kanwil Kemenag Sultra, H. Muhamad Saleh, menyebut krisis lingkungan hidup saat ini tidak hanya soal ekologis, tetapi juga berkaitan dengan aspek moral dan spiritual.

Karena itu, Ekoteologi dirancang sebagai pendekatan yang menggabungkan ajaran agama dengan kesadaran ekologis.

Menurutnya, langkah ini sejalan dengan Asta Cita Presiden RI dan Asta Protas Menteri Agama RI.

“Kemenag Sultra siap mendukung, mensosialisasikan, dan mengimplementasikan Program Ekoteologi agar berjalan efektif, kolektif, dan berkelanjutan,” ujarnya.

Di Sultra, sejumlah inisiatif sudah dijalankan, antara lain penanaman pohon matoa dan pohon buah-buahan, serta program Go Green Madrasah yang melibatkan madrasah dan rumah ibadah.(**)

Comment