KENDARI, EDISIINDONESIA.id – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) menggelar sosialisasi bertajuk Penguatan Governansi dan Penegakan Integritas Sektor Jasa Keuangan di salah satu hotel di Kota Kendari, Jumat (22/9/2023).
Kegiatan ini menghadirkan dua narasumber dari OJK pusat, yaitu Ketua Dewan Audit OJK Sopia Wattimena dan Kepala Departemen Penegakan Integritas dan Audit Khusus OJK Siswani Wisudati. Juga dihadir dalam giat tedsebut Penjabat (Pj) Wali Kota Kendari Asmawa Tosepu dan Direktur Utama Bank Sultra Abdul Latif.
Siswani Wisudati mengatakan, melalui kegiatan ini pihaknya ingin meningkatkan kolaborasi dan sinergi dengan sektor jasa keuangan maupun stakeholder dan lembaga lainnya dalam menegakkan governansi dan integritas.
“Ini pekerjaan yang kalau dikerjakan sendiri, susah. Jadi kalau OJK saja yang mengerjakan, tidak didukung oleh lembaga-lembaga lain yang terkait serta sektor jasa yang kita awasi maka akan menjadi sulit,” ungkapnya.
Kata dia, upaya-upaya yang dilakukan OJK terkait penguatan governansi dan penegakan integritas sektor jasa keuangan sudah banyak, antara lain yaitu menerbitkan berbagai ketentuan mengenai tata kelola, strategi anti fraud, Governansi dan lain sebagainya.
“Yang kalau lembaga jasa keuangan menerapkan itu, InsyaAllah Governansi dan integritas bisa ditegakkan,” ujarnya.
Menurutnya, ketentuan saja tidak cukup sehingga secara berkesinambungan atau berkala pihaknya juga melakukan penguatan-penguatan seperti giat yang dilakukan tersebut.
Ia menyampaikan, bahwa pihaknya sudah keliling ke beberapa kota di Indonesia untuk menyampaikan pesan governansi dan penegakan integritas sektor jasa keuangan.
“Hari ini adalah giliran di Kendari, nanti dilanjutkan di kota kota lain atau melalui anggota dewan komisioner lainnya,” katanya.
Tempat sama, Kepala OJK Sultra Arjaya Dwi Raya mengajak seluruh pelaku industri jasa keuangan untuk terus meningkatkan penegakan governansi dan penegakan integritas pada lembaga jasa keuangan, khususnya yang berada di wilayah Sultra.
“Agar dapat terus bertumbuh secara sehat dan industri keuangan di Sultra semakin berjaya,” ujarnya.
Ia menyampaikan, bahwa pertumbuhan ekonomi di wilayah regional Sultra sampai dengan triwulan dua tahun 2023, cukup menggembirakan yaitu bertumbuh sebesar 48 persen, dibandingkan triwulan dua di tahun 2022.
“Devisi produksi lapangan usaha administrasi pemerintahan pertahanan dan jaminan sosial mengalami pertumbuhan tertinggi sebesar 31,65 persen,” bebernya.
Sementara itu, Pj Wali Kota Kendari Asmawa Tosepu yang turut hadir dalam giat tersebut menyampaikan bahwa, perlu integritas dalam rangka membangun negara, bangsa dan daerah.
Sehingga, iya berharap melalui sosialisasi tersebut kemudian akan semakin memperkuat nilai-nilai integritas terutama bagi para pelaku atau penyelenggaraan negara dalam melaksanakan tugasnya.
“Pemkot Kendari berterima kasih dan langkah yang dilakukan oleh Pemkot dalam rangka memastikan sektor jasa keuangan yang inklusif di Kota Kendari itu dengan menghadirkan berbagai program yang InsyaAllah akan di launching sekitar bulan Oktober nanti,” bebernya.
“Berbagai program yang melibatkan stakeholder terkait bukan hanya pemerintah tetapi dunia usaha termasuk sektor pendidikan juga,” pungkasnya. (**)
Comment