JAKARTA, EDISIINDONESIA.id– Gerbong mutasi kembali berputar di lingkungan Kepolisian Republik Indonesia. Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto resmi merombak dan menempatkan sejumlah perwira di 14 posisi strategis pejabat utama di lingkungan Markas Besar Polri.
Langkah ini merupakan bagian dari perombakan besar yang menyasar 88 perwira tinggi maupun perwira menengah. Kebijakan tersebut tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2205/X/KEP./2026 bertanggal 2 Oktober 2026.
Berikut susunan penempatan baru di posisi strategis tersebut:
Komjen Pol. Asep Edi Suheri — Irwasum Polri
Irjen Pol. Dedy Kusuma Bakti — Kabaintelkam Polri
Irjen Pol. Asep Safrudin — Kabareskrim Polri
Irjen Pol. Hery Herjawan (sebelumnya Kapolda Riau) — Kabaharkam Polri
Irjen Pol. Rudi Darmoko — Kalemdiklat Polri
Irjen Pol. Andik Setiyono — Astamarena Kapolri
Irjen Pol. Agus Dwi Hermawan — Aslog Polri (naik pangkat menjadi Inspektur Jenderal)
Irjen Pol. Deni Dharmapala — As SDM Kapolri
Irjen Pol. Mahmud Nazly Harahap — Kadivpropam Polri
Irjen Pol. Roberto — Kadiv TIK Polri
Irjen Pol. Tubagus Ami Prindani (sebelumnya Wakadensus 88) — naik jabatan menjadi Kadensus 88 AT Polri
Irjen Pol. Ahrie Sonta (mantan ajudan Jenderal Listyo Sigit Prabowo) Kadivkum Polri
Irjen Pol. Arie Ardian Rishadi — Kakortastipidkor Polri (menggantikan Irjen Pol. Totok Suharyanto)
Kombes Pol. Didik Hariyanto (sebelumnya bertugas di BNN dan mantan Kabid Humas Polda Banten) — Koorspripim Polri
Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir, menyatakan bahwa rotasi dan mutasi merupakan hal yang wajar dalam dinamika organisasi Korps Bhayangkara.
“Hal ini dilakukan sesuai kebutuhan organisasi, sekaligus bagian dari pembinaan karier dan penyegaran agar pelaksanaan tugas kepolisian semakin optimal,” ujar Johnny dalam keterangan resmi di Jakarta, Sabtu, 3 Oktober 2026.(edisi/rmol)
Comment