EDISIINDONESIA.id- Salah satu pertandingan paling dinanti di babak 16 besar Piala Dunia 2026 akan segera tersaji. Dua tim kuat sekaligus sesama tetangga di Semenanjung Iberia, Spanyol dan Portugal, akan berhadapan di Dallas Stadium pada Selasa (7/7/2026) dini hari pukul 02.00 WIB. Keduanya akan bertarung memperebutkan satu tiket ke babak perempat final.
Spanyol datang sebagai tim dengan reputasi mentereng, yaitu juara Piala Dunia 2010 dan juara Euro 2024. Mereka kini siap menghadapi tantangan berat dari Cristiano Ronaldo dan kawan-kawan yang dijuluki Seleção das Quinas.
Perjalanan Portugal menuju babak ini terbilang naik turun. Di fase grup, mereka memang menang telak 5-0 atas Uzbekistan, namun hanya mampu bermain imbang melawan Kongo (1-1) dan Kolombia (0-0). Di babak 32 besar, mereka baru bisa mengamankan kemenangan tipis 2-1 atas Kroasia dalam laga yang berlangsung sengit dan penuh kontroversi.
Sementara itu, Spanyol melaju dengan konsistensi yang lebih baik. Meski sempat terkejut dengan hasil imbang tanpa gol melawan tim debutan Tanjung Verde di laga pembuka, mereka langsung bangkit dengan mencatatkan tiga kemenangan beruntun: menggilas Arab Saudi 4-0, mengalahkan Uruguay 1-0, dan menaklukkan Austria 3-0.
Kemenangan Portugal atas Kroasia pun menuai sorotan. Selain gol penalti dari Ronaldo dan sundulan penentu Gonçalo Ramos, pertandingan itu juga menyisakan kontroversi. Di menit-menit akhir perpanjangan waktu, gol Josko Gvardiol sempat dianulir berkat bantuan teknologi Snicko, yang menunjukkan bola sebelumnya menyentuh dua pemain Portugal. Keputusan ini nyatanya menyelamatkan mereka dari kekalahan.
Untuk bisa menyingkirkan Spanyol, Portugal jelas harus meningkatkan performanya secara signifikan. Sebab, La Furia Roja sedang dalam tren positif dan ingin kembali menunjukkan taringnya sejak terakhir menjuarai Piala Dunia 16 tahun silam.
Bahkan, lini pertahanan Spanyol kini menjadi sorotan utama—mereka adalah satu dari dua tim yang belum kebobolan satu gol pun sepanjang turnamen, bersama Meksiko selaku tuan rumah. Dari segi rekor pertemuan, Spanyol juga lebih unggul: dari 41 laga sebelumnya, mereka menang 18 kali, imbang 16 kali, dan hanya kalah 7 kali.
Dari sisi kekuatan tim, pelatih Portugal Roberto Martinez kemungkinan besar akan mempertahankan komposisi inti yang dipakai saat melawan Kroasia. Cristiano Ronaldo tetap menjadi ujung tombak utama, dengan dukungan Gonçalo Ramos, Rafael Leão, dan Bruno Fernandes di lini serang.
Hanya posisi penyerang kanan yang masih terbuka, antara Pedro Neto atau Bernardo Silva. Di lini tengah, João Neves dan Vitinha dipasang sebagai penyeimbang, sementara João Cancelo dan Nuno Mendes bertugas ganda sebagai bek sekaligus pendukung serangan.
Di kubu Spanyol, sejumlah pemain seperti Lamine Yamal, Pedro Porro, Dani Olmo, dan Aymeric Laporte tidak menjalani latihan penuh pada Jumat waktu setempat. Namun, hal itu hanya untuk mengatur beban kerja dan bukan karena cedera serius. Jika Porro tidak dimainkan demi keamanan, Marcos Llorente siap menggantikan posisinya. Secara keseluruhan, skuad Spanyol diperkirakan tetap sama dengan saat melawan Austria.
Prakiraan Susunan Pemain
Portugal (4-2-3-1)
Costa; Cancelo, Dias, Veiga, Mendes; Vitinha, Neves; Neto, Fernandes, Leão; Ronaldo
Pelatih:Roberto Martinez
Spanyol (4-2-3-1)
Simón; Porro, Cubarsí, Laporte, Cucurella; Rodri, Pedri; Yamal, Olmo, Baena; Oyarzabal
Pelatih: Luis de la Fuente
Comment