Lebih Setahun Menjabat, Janji Revitalisasi Taman Kota Kendari Tak Kunjung Wujud

KENDARI, EDISIINDONESIA.id – Janji kampanye Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran, untuk merevitalisasi taman kota hingga kini masih menjadi wacana. Padahal, masa kepemimpinannya telah berjalan lebih dari satu tahun, namun belum ada perubahan signifikan yang terlihat di lapangan.

Kondisi ini menuai sorotan tajam dari Kader Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Kendari, Jasman. Ia menilai adanya kesenjangan yang mencolok antara retorika saat kampanye dengan realitas pembangunan.

“Saya menilai terjadi ketidaksesuaian antara janji kampanye dengan realisasi di lapangan. Padahal, revitalisasi taman kota disampaikan sebagai program prioritas, namun hingga saat ini belum juga terwujud,” ujar Jasman, Senin (6/4/2026).

Janji Adalah Komitmen Moral
Jasman menegaskan bahwa janji kampanye bukan sekadar basa-basi politik, melainkan komitmen moral yang harus dipertanggungjawabkan kepada masyarakat.

“Ketika janji tersebut tidak ditepati dalam kurun waktu yang cukup, maka wajar jika publik mempertanyakan keseriusan dan konsistensi pemerintah daerah,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan agar kendala teknis maupun regulasi tidak dijadikan alasan pembenaran atas keterlambatan tersebut, sebab seharusnya hal tersebut sudah diantisipasi sejak tahap perencanaan awal.

Alasan Kesalahan Teknis

Di sisi lain, Wali Kota Siska Karina Imran sebelumnya mengakui bahwa rencana revitalisasi sebenarnya telah disusun, namun mengalami hambatan dalam pelaksanaan.

“Kita sudah buat perencanaannya, tapi ada kesalahan teknis karena semua harus mengikuti regulasi,” ungkapnya.

Untuk mengatasi hal tersebut, ia mengaku telah meminta dinas terkait selaku leading sector untuk menyusun ulang perencanaan agar lebih matang.

Gagal Pertahankan Adipura, Masyarakat Kecewa

Keterlambatan realisasi ini dinilai semakin memprihatinkan seiring dengan kegagalan Kota Kendari mempertahankan penghargaan Adipura tahun 2026.

Padahal, dalam kampanyenya, pasangan Wali Kota dan Wakil Wali Kota berjanji akan mengubah wajah taman kota menjadi ruang publik yang modern dan multifungsi.

Konsep yang ditawarkan cukup menarik, mulai dari area olahraga, tempat bersantai, pusat kegiatan masyarakat, pembangunan stan UMKM berdesain modern, taman bermain anak, hingga fasilitas skatepark. Namun hingga kini, semua itu masih tinggal angan-angan.(**)

Comment