MUNA, EDISIINDONESIA.id – Sebuah kebakaran melanda rumah milik La Sunadi Bin La Salimu di Kecamatan Watopute, menyebabkan lantai dua bangunan habis dilalap api, Kamis (19/3/2026). Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian material ditaksir mencapai Rp250 juta.
Peristiwa bermula saat istri pemilik rumah, Wa IPA Binti La Kusere, sedang menjahit di lantai bawah. Tiba-tiba, ia mendengar teriakan anaknya dari lantai dua yang memberitahukan adanya api di dalam kamar.
Mendengar hal tersebut, ia langsung bergegas naik ke lantai dua dan mendapati api telah membakar springbed di dalam kamar tidur.
Wa Ipa sempat berupaya menyelamatkan barang tersebut dengan cara mengeluarkannya dari kamar untuk dibuang melalui jendela depan lantai dua.
Kapolsek Watopute, IPDA Anwar Sukma, menjelaskan bahwa api dengan cepat menjalar ke bagian lantai dan dinding rumah, terlebih karena konstruksi lantai dua terbuat dari papan kayu yang mudah terbakar.
“Beberapa warga sekitar sempat membantu mengevakuasi barang-barang dan memadamkan api dengan alat seadanya, namun api terus membesar hingga tidak terkendali dan melahap seluruh bagian lantai dua rumah,” ujarnya saat dikonfirmasi.
Tak lama berselang, petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi dan langsung melakukan penyiraman hingga api berhasil dipadamkan.
Berdasarkan dugaan awal, kebakaran dipicu oleh anak pemilik rumah yang bermain korek api di lantai dua, di area yang terdapat tumpukan kain dan springbed sehingga mempercepat penyebaran api.
Pihak kepolisian memastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun kerugian material diperkirakan mencapai sekitar Rp250 juta rupiah.(**)
Comment