STQH Nasional di Kendari Gairahkan Ekonomi Umat dan UMKM Lokal

KENDARI, EDISIINDONESIA.idPelaksanaan Seleksi Tilawatil Qur’an dan Hadis (STQH) Nasional ke-28 di Kota Kendari tak hanya menjadi ajang syiar keagamaan, tetapi juga menggerakkan ekonomi masyarakat.

Kegiatan berskala nasional ini mendorong tumbuhnya berbagai sektor usaha lokal, mulai dari kuliner, kerajinan, hingga pariwisata.

Melalui pameran dan bazar STQH, masyarakat dapat mempromosikan produk UMKM halal, kerajinan tangan, dan kuliner tradisional.

Antusiasme pengunjung yang tinggi membuat kegiatan keagamaan ini berdampak nyata terhadap kesejahteraan warga.

Aris, pedagang gado-gado di area pameran, mengaku omzetnya naik hampir dua kali lipat sejak pembukaan STQH.

“Kalau hari biasa dapatnya Rp300 ribu sampai Rp500 ribu. Tapi sejak STQH ini bisa sampai Rp700 ribu,” ujarnya.

Ia juga bersyukur karena kegiatan tersebut membawa berkah bagi banyak pelaku usaha, termasuk jasa pengumpul sampah yang ikut kebagian rezeki.

Kenaikan penjualan juga dirasakan toko oleh-oleh khas Kendari seperti Athifah, yang ramai dikunjungi peserta dan tamu dari berbagai daerah.

Produk seperti tenun, kaos khas daerah, mete, dan kue tradisional menjadi incaran utama pengunjung.

STQH Nasional ke-28 digelar pada 9–19 Oktober 2025 di Kota Kendari dengan tema “Syiar Al-Qur’an dan Hadis: Merawat Kerukunan, Melestarikan Lingkungan”.(**)

Comment