Tujuh Kebiasaan Sehari-hari Ini Bisa Bikin Cepat Pikun

EDISIINDONESIA.id – Sering lupa kunci rumah, lupa meletakkan barang, atau lupa tugas penting? Hati-hati, kebiasaan sehari-hari ini bisa menjadi penyebabnya!

Memang, semua orang terkadang lupa akan sesuatu. Namun, jika hal ini terjadi berulang kali, tentu sangat mengganggu dan membuat frustasi.

Menurut Michele Goldman, seorang psikolog dan penasihat Hope for Depression Research Foundation, Ada beberapa kebiasaan sehari-hari yang bisa membuat kita lebih pelupa.

Berikut ini 7 kebiasaan sehari-hari yang bisa bikin cepat pikun:

1. Multitasking

Kebiasaan multitasking atau mengerjakan beberapa hal secara bersamaan dapat mengganggu fokus dan penyerapan informasi, sehingga meningkatkan risiko lupa.

Psikolog Julia Kogan mengatakan, “Mengerjakan berbagai tugas pada waktu yang sama sebenarnya dapat menyebabkan berkurangnya produktivitas dan lebih banyak kelupaan.”

2. Malas Bergerak

Malas bergerak ternyata juga berkontribusi pada kesulitan mengingat.

Aktivitas fisik atau olahraga dapat meningkatkan aliran darah ke otak dan membantu melindungi sel-sel otak.

Penelitian menunjukkan bahwa kebiasaan tidak banyak bergerak berhubungan dengan penipisan di beberapa bagian otak yang penting untuk mengingat.

3. Begadang

Tidur memiliki banyak manfaat, salah satunya meningkatkan daya ingat.

Kurang tidur dapat memengaruhi kemampuan mempelajari hal baru hingga 40%.

Selain itu, kurang tidur juga dapat mengganggu hipokampus otak, yang bertanggung jawab untuk membuat memori baru.

4. Merokok

Bagi Anda yang ingin memiliki ingatan tajam, sebaiknya tinggalkan kebiasaan merokok.

Merokok dapat merusak sel otak dan menghambat pembentukan sel baru pada hipokampus, yang dapat menyebabkan kelupaan.

5. Kurang Asupan Vitamin B1 dan B12

Sering lupa juga bisa disebabkan oleh kurangnya asupan vitamin B1 atau B12.

Vitamin B1 atau tiamin berperan penting dalam pertumbuhan, perkembangan, dan fungsi sel, sedangkan vitamin B12 membantu menjaga kesehatan darah dan sel saraf.

6. Kamar Berantakan

Bagi sebagian orang, lingkungan yang kacau dan berantakan mungkin tidak masalah.

Namun, kebiasaan membiarkan kondisi lingkungan berantakan dapat membuat Anda mudah lupa.

7. Konsumsi Alkohol Berlebihan

Bagian otak yang berhubungan dengan memori lebih rentan terhadap kerusakan akibat alkohol dibandingkan bagian otak lain.

Konsumsi alkohol berlebihan dapat berdampak buruk pada kemampuan mengingat.

Bahkan, demensia terkait alkohol menyumbang 10% dari seluruh kasus demensia.

Goldman merekomendasikan untuk menemukan sistem penyimpanan yang cocok, seperti mencatat di buku khusus, membuat jadwal, kotak tertentu untuk barang yang sudah tidak digunakan, dan cara-cara lainnya.

Dengan menghindari kebiasaan buruk di atas, Anda dapat menjaga memori tetap tajam dan terhindar dari risiko lupa yang mengganggu.

Kesehatan otak dan memori sama pentingnya dengan kesehatan fisik.

Jaga pola hidup sehat agar Anda dapat terus beraktivitas dengan optimal dan memiliki ingatan yang tajam. (Edisi/Pojoksatu)

Comment