HUT Kota Kendari ke 193, Pemkot Kendari Gelar Berbagai Lomba Tingkat Kepala OPD

KENDARI, EDISIINDONESIA.id – Seni dan budaya adalah fondasi yang kuat bagi sebuah komunitas, dan Kota Kendari, dengan segala keunikan dan kekayaannya, tidak terkecuali.

Belakangan ini, Kota Kendari menyaksikan dua acara besar yang mengangkat semangat seni dan kebersamaan yakni Lomba Karaoke Tingkat Kepala OPD dan diisi dengan konser yang meriah dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Kota Kendari yang ke-193, Senin (6/5/2024) malam.

Acara pertama, Lomba Karaoke Tingkat Kepala OPD lingkup Pemkot yang merupakan suatu inisiatif yang menarik dan berbeda.

Dengan mengundang para kepala OPD, kabag, Camat, dan Direktur, acara ini bukan hanya tentang bakat vokal, tetapi juga tentang mempererat hubungan antar pejabat di lingkungan Pemerintahan Kota Kendari.

Para peserta menunjukkan semangat yang luar biasa, dari yang memiliki bakat alami hingga yang hanya ingin bersenang-senang. Semangat persaingan yang sehat dan antusiasme yang tinggi menjadi daya tarik tersendiri bagi acara ini.

Namun, keberhasilan Lomba Karaoke Tingkat Kepala OPD hanyalah pemanasan untuk acara utama. Konser  ini juga menjadi sorotan utama bagi warga Kota Kendari dan sekitarnya, dengan panggung megah dan penampilan dari artis-artis lokal serta beberapa bintang tamu nasional, konser ini menghadirkan hiburan yang tak terlupakan bagi semua yang hadir.

Mulai dari musik tradisional hingga modern, konser ini mencerminkan keberagaman seni dan budaya yang ada di Kota Kendari.

Perayaan HUT Kota Kendari tidak hanya tentang hiburan semata, tetapi juga tentang memperingati perjalanan panjang kota ini dalam membangun identitasnya sendiri, dari kemajuan infrastruktur hingga perkembangan seni dan budaya.

Kota Kendari terus menunjukkan potensinya sebagai pusat kegiatan ekonomi, sosial, dan budaya di wilayah tersebut. Acara-acara seperti Lomba Karaoke Tingkat Kepala OPD dan konser meriah menjadi cerminan dari semangat dan keberagaman yang ada di Kota Kendari.

Di tengah kesibukan dan tantangan yang dihadapi oleh masyarakat Kota Kendari, perayaan seperti ini menjadi titik terang yang menginspirasi dan mempersatukan orang-orang dalam semangat kebersamaan dan kebanggaan akan identitas lokal mereka.

Sebuah peringatan bahwa di balik segala kesulitan, ada kekuatan dalam kebersamaan dan keberagaman. Dengan semangat ini, Kota Kendari terus maju ke depan sebagai kota yang aman, nyaman, dan bahagia.

Pemkot Semarakkan HUT Kendari ke-193 dengan Lomba Bola Gotong dan Lari Karung

Pemerintah Kota Kendari mengadakan berbagai macam lomba untuk menyemarakkan perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Kendari ke-193.

Diantaranya yaitu dengan mengadakan berbagai macam lomba, seperti Lari Karung dan Bola Gotong antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) se-Kota Kendari, bertempat di Kantor Balai Kota Kendari, Senin (6/5/2024).

Setiap penanggung jawab lomba diserahkan kepada setiap OPD di lingkugan Pemerintah Kota Kendari. Dinas Kebakaran Kota Kendari menjadi penanggung jawab lomba Lari Karung dan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) menjadi penanggung jawab lomba Bola Gotong.

“Meskipun dalam keadaan hujan atau mendung seperti ini tetapi peserta lomba lari karung tetap semangat untuk melaksanakan,” ujar Plt Kepala Dinas Kebakaran Kota Kendari Satriawan Abu Yasid, sebagai penanggungjawab lomba.

Selanjutnya, Kabag Protokol dan Dokumentasi Pimpinan ini juga mengatakan, hari ini sudah dilaksanakan babak penyisihan lomba lari karung untuk seluruh OPD dan kecamatan yang ada di Kota Kendari.

“Hari ini kita selesaikan babak penyisihan, kemudian besok kita akan melanjutkan ke babak semifinal dan final,” tambahnya.

Besok (7/5/2024) Semifinal pertandingan pertama lari karung Putra akan mempertemukan Dinas Pertanian, Bapenda, Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Perumahan dan Dinas Dukcapil.

Kemudian Semifinal pertandingan kedua Putra akan diisi oleh Satpol PP, DP3A, BKAD dan Disperindagkop dan UKM.

Sementara itu, Semifinal pertandingan pertama lari karung Putri akan diisi oleh Dinas Pendidikan, Kecamatan Puuwatu, Perikanan, Dinas Perumahan dan Dinas Dukcapil.

Kemudian akan dilanjutkan dengan Semifinal pertandingan kedua putri yang akan mempertemukan Diskominfo, Dinas Pengendalian Penduduk dan KB, BKAD dan Disperindagkop dan UKM.

Ditempat yang berbeda, pelaksanaan lomba Bola Gotong diikuti sebanyak 32 OPD lingkup Pemerintah Kota Kendari.

Dalam pertandingan pertama Grup A , Dinas Kominfo berhasil mengambil kemenangan atas Dinas Perdagangan, Inspektorat dan Bappeda.

Selanjutnya dipertandingan kedua Grup B, Dinas Pemadam Kebakaran berhasil menjadi pemenang setelah mengalahkan Dinas Pariwisata, Dinas Ketahanan Pangan dan Dinas Pariwisata.

Kemudian dipertandingan ketiga Grup C, Dinas Catatan Sipil juga berhasil lolos ke babak berikutnya setelah mengalahkan BKPSDM, BKAD dan Sekretariat DPRD.

Dipertandingan keempat Grup D, RSUD Kota Kendari juga berhasil menjadi pemenang setelah mengalahkan Dinas Kesehatan, DLHK dan Perhubungan.

Selanjutnya, sore hari pertandingan Bola Gotong akan dilanjutkan kembali Grup E, yang akan mempertemukan Dinas PUPR, Perikanan, PDAM dan Setda Kota. Grup F akan mempertemukan Dinas Perumahan, Bapenda, Nakerperin dan Kesbangpol. Grup G akan diisi oleh DMPTSP, Satpol PP, Perpustakaan dan Dinsos. Pertandingan akan diakhiri oleh perebutan juara Grup H yang akan mempertemukan Dinas P2KB, Dispora, BPBD dan Pertanian.

Para pemenang lomba Bola Gotong di pertandingan ini akan bertemu di babak semifinal, Selasa (7/5/2014) besok.

Diikuti Puluhan OPD dan Kecamatan, Pemkot Kendari Gelar Lomba Mosolori

Kota Kendari merayakan usianya yang ke-193 dengan semarak melalui beragam acara.

Salah satu kegiatan yang menarik perhatian adalah Lomba Makanan Tradisional atau yang dikenal dengan sebutan Mosolori, di mana sagu menjadi bahan utamanya.

Dalam lomba ini, peserta diajak untuk mengolah sagu menjadi makanan pokok lengkap dengan menu tambahan seperti ikan dan sayuran, menggambarkan kekayaan kuliner tradisional daerah tersebut.

Partisipasi dalam Lomba Mosolori cukup tinggi, dengan 33 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan 11 Kecamatan di Kota Kendari turut serta.

Hal ini menunjukkan antusiasme yang besar dari berbagai pihak untuk ikut serta dalam merayakan perayaan penting bagi kota mereka. Para peserta menampilkan kreativitas dan keahlian mereka dalam mengolah bahan makanan lokal menjadi hidangan lezat yang memikat.

Pengawasan langsung dilakukan oleh Penjabat (Pj) Wali Kota Kendari dan Sekretaris Daerah (Sekda) untuk memastikan kelancaran dan kualitas acara.

Mereka menyaksikan dengan seksama berbagai jenis makanan tradisional yang dipamerkan oleh para peserta, memberikan dukungan serta apresiasi atas keberagaman kuliner yang ada di Kota Kendari.

Dewan juri Lomba Mosolori terdiri dari para profesional di bidang kuliner, Tim Penggerak (TP) Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK), serta perwakilan dari lembaga adat setempat, seperti Lembaga Adat Tolaki.

Dengan kehadiran juri yang beragam, diharapkan penilaian terhadap kualitas dan keaslian makanan tradisional menjadi lebih komprehensif dan berimbang.

Selain menilai cita rasa dan penyajian makanan, Lomba Mosolori juga memperhatikan proses pembuatan makanan tradisional berbahan dasar sagu, atau yang dikenal sebagai Sinonggi.

Proses ini, yang dalam bahasa setempat disebut mosolori, menjadi bagian penting dalam menjaga keaslian dan keberlanjutan kuliner tradisional di Kota Kendari.

Pj Wali Kota Kendari, Muhammad Yusup berharap melalui lomba ini, keberadaan dan keunikan makanan tradisional sagu tetap terjaga dan terus dikembangkan oleh masyarakat setempat.

“Dengan Lomba Mosolori, Kota Kendari tidak hanya merayakan usianya yang ke-193, tetapi juga mempromosikan kekayaan budaya dan kuliner tradisionalnya,” ungkapnya.

“Acara semacam ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana untuk mempererat tali persaudaraan antarwarga dan melestarikan warisan budaya lokal yang berharga,” tutupnya. (Adv)

Comment