Usai Rakor Bersama Kemendagri, Pj Gubernur Sultra Beri Arahan untuk Pengendalian Inflasi

EDISIINDONESIA.id – Pj Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) Andap Budhi Revianto mengikuti Rapat Koodinasi (Rakor) pengendalian inflasi di Ruang Pola Kantor Gubernur Sultra, Senin (5/2/2024).

Rakor yang digelar secara virtual yang diselenggarakan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) tersebut diikuti oleh seluruh pemerintah daerah di Indonesia.

Sementara di jajaran Pemrov Sultra, Rakor diikuti oleh seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Kantor Perwakilan Wilayah Bank Indonesia (BI) Sultra, Bulog Sultra, serta Badan Pusat Statistik (BPS) Sultra.

Irjen Kemendagri Tomsi Tohir mengungkapkan, masih banyak daerah dengan tingkat inflasi di atas rata-rata nasional 2,25 persen.

Untuk itu, ia berpesan kepada kepala daerah yang daerahnya mengalami inflasi di atas rata-rata nasional agar mencari akar penyebabnya, kemudian mengambil langkah untuk mengatasinya.

Usai mengikuti Rakor, Pj Gubernur Sultra langsung menyampaikan beberapa arahan untuk mengatasi inflasi di Sultra.

Pertama yaitu mengintegrasikan data stok dan neraca pangan 17 kabupaten dan kota untuk menyusun kebijakan pengendalian inflasi. Kemudian menyerukan gerakan pangan murah dan gerakan satgas pangan CSR untuk operasi pasar.

Selanjutnya, Andap juga mengarahkan untuk memastikan distribusi bantuan pangan bagi KPM dan bekerjasama dengan Bulog.

Selain itu, ia juga menyeruhkan penanaman bibit sayur mayur untuk pemenuhan kebutuhan pangan, menyalurkan bantuan sarana prasarana dan bang teknologi pertanian, serta subsidi silang anggaran untuk komoditas angkutan udara.

“Per Januari 2024 Sultra di bawah inflasi nasional, saat ini dengan angka 2,46 persen, sedangkan inflasi nasional 2,57 persen,” kata Andap. (**)

Comment