Intip Ide Pembangunan yang Ditawarkan Masing-masing Bacapres

EDISIINDONESIA.id – Tiga bakal calon presiden sudah mulai menyusun program dan janji mereka jika terpilih jadi Presiden Indonesia. Termasuk gagasan pembangunan yang ditawarkan.

Bacapres Anies Rasyid Baswedan menawarkan gagasan mengenai konsep Satu Indonesia, Satu Ekonomi. Hal itu dianggap sebagai solusi terbaik untuk pemerataan kesejahtaraan masyarakat, khususnya di Kawasan timur Indonesia (KTI).

Kata Anies, jika itu terwujud maka setiap keluarga akan mampu memenuhi kebutuhan pokoknya, menabung, dan merancang masa depan yang kebih baik. Sehingga, tidak ada lagi ketimpangan pendapatan yang signifikan.

”Satu Indonesia, Satu Perekonomian. Di masa saja warga Indonesia berdomisili, perekonomiannya tersambung, ada satu keutuhan perekonomian. Ini PR kita, perekonomian harus terpenuhi, kebutuhan-kebutuhan dasar bisa kita dapatkan dengan harga yang setara,” ujar Anies.

Kata mantan Rektor Universitas Paramadina itu, selama Indonesia belum mewujudkan kesetaraan harga, maka belum bisa disebut sebagai satu ekonomi. Sehingga, kedepannya Indonesia harus mempertahankan
satu kesejahteraan untuk seluruh rakyatnya.

“Ke depan Indonesia tidak cukup dipertahankan dengan satu nusa, satu bangsa, satu bahasa. Tetapi harus dipertahankan dengan satu kesejahteraan,” bebernya.

Sementara Prabowo Subianto bertekad mengantarkan Indonesia menjadi negara maju dan sejahtera. Salah satu misi besarnya adalah membawa Indonesia menjadi negara maju dan makmur.

“Kami ingin melanjutkan pembangunan dan mengantar Indonesia sampai menjadi negara yang maju dan yang makmur,” tutur Prabowo.

Ganjar Pranowo juga ingin melanjutkan program hilirisasi Presiden Joko Widodo. Salah satunya hilirisasi di sektor pertambangan. Potensi tambang sangat melimpah di KTI, Sulawesi, Kalimantan, Maluku, dan Papua. Selama ini, kekayaan alam daerah tersebut hanya diekspor gelondongan.

“Hilirisasi ini penting untuk memberi nilai tambah komoditas kita,” sebutnya.

Pakar ekonomi Universitas Hasanuddin, Prof Hamid Paddu mengatakan konsep Satu Indonesia Satu Ekonomi juga harus dibarengi dengan infrastruktur yang merata. Agar rencana reindustrialisasi bisa terwujud serentak.

“Reindustrialisasi di Indonesia hanya bisa terwujud kalau di setiap daerah ada infrastruktur. Sekarang kan timpang, makanya hanya Jawa dan Sumatera yang bagus. Daerah lain harus didahului dengan infrastruktur,” jelasnya. (edisi/fajar)

Comment