KENDARI, EDISIINDONESIA.id – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) bakal mendata Koperasi, Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (KUMKM) di 12 kabupaten kota di Sultra dan akan dimulai dari 15 September sampai dengan 14 Oktober 2023 mendatang.
Kepala BPS Sultra, Agnes Widiastuti menyebut beberapa kabupaten kota yang tidak di data tahun ini diantaranya Kota Kendari, Kabupaten Konawe, Wakatobi, Buton dan Konawe Kepulauan.
“Selain itu dikunjungi oleh petugas dari rumah ke rumah, pendataan lengkap ini hanya ada di 12 kabupaten kota,” kata Agnes, Selasa (3/10/2023).
Untuk itu, ia mengimbau kepada seluruh masyarakat agar menerima kunjungan BPS selama proses pendataan lengkap KUMKM.
Sebab dengan data ini pemerintah akan mengetahui posisi UMKM saat ini, sehingga nantinya langkah ke depan pemerintah membuatkan program yang berguna bagi pemberdayaan UMKM. Di mana waktu yang diperlukan untuk mendata kurang lebih 30 menit per survei.
“Nah di bulan itu kami mendatangi semua rumah. Nah kalau rumah itu ada usaha di luar sektor pertanian kami datang. Kami kunjungi misalnya pedagang kelontong, penjual bakso, tukang ojek dan lainnya, kita tanya usahanya dan sebagainya,” jelasnya.
“Jadi kalau ada petugas kami datang tolong dijawab, memang pendataannya ini memerlukan waktu 30 menit lah, jadi mohon kesabarannya,” tambahnya. (**)
Comment