Polres Buru Gotong Royong Bantu Korban Angin Puting Beliung

MALUKU, EDISIINDONESIA.id – Polres Pulau Buru gerak cepat gotong royong membantu masyarakat mengevakuasi dan membersikan sisa-sisa kerusakan puluhan rumah yang diakibatkan angin puting beliung, Minggu (5/3/2023).

Insiden tersebut terjadi, di Dusun Air Mendidih, Desa Waenetat, Kecamatan Waeapo di Dusun SP 2, Desa Debowae, Kecamatan Waelata, Kabupaten Buru, Maluku, Minggu (5/3/2023).

Kapolres Pulau Buru, AKBP Egia Febri Kusumawiatmaja melalui Kapolsek Waeapo, Ipda Andreas Panjaitan, bersama Camat Waeapo Baharudin Besan, turun ke Dusun Air Mendidih untuk meninjau masyarakat terdampak bencana angin puting beliung.

Aksi gotong royong ini dipimpin langsung Kapolsek Waeapo bersama personil Polsek Waeapo untuk membantu masyarakat memperbaiki bangunan yang rusak.

Selain membersihkan sisa-sisa pohon yang tumbang, anggota Polres Pulau ini membantu mengangkat puing-puing atap rumah warga yang roboh, juga memindahkan barang-barang yang masih tersisa di dalam rumah.

Sementara Bhabinkamtibmas Desa Parbulu, Bripka Ade Tohiron bersama Babinsa Debowae, Serda La Ode Rahman turun ke Dusun SP 2 Desa Debowae dengan tujuan yang sama.

Kapolsek Waeapo juga menyalurkan bantuan berupa paket sembako kepada para korban angin puting beliung dan tidak terdapat korban jiwa dalam bencana angin puting beliung.

Namun, kerugian material akibat bencana angin puting beliung untuk Desa Debowa Rp. 200.000.000, sedangkan Desa Waenetat mencapai Rp. 240.000.000.

Sebab, sebanyak 12 unit rumah mengalami kerusakan berat serta beberapa pohon tumbang, di Desa Waenetat. Sedangkan  di Desa Debowae 11 rumah mengalami kerusakan dengan status empat rumah rusak berat dan delapan rumah rusak sedang, dengan total keseluruhan ada 23 rumah warga yang rusak akibat bencana alam tersebut.

Paur Humas Polres Buru, Aipda M.Y.S Djamaluddin mengatakan saat ini masyarakat terdampak bencana angin puting beliung sementara memperbaiki bangunan untuk mengantisipasi adanya puing-puing bangunan yang roboh dan menghantam warga.

“Sementara untuk wanita dan anak-anak yang rumahnya terkena angin puting beliung telah mengungsi di perumahan penduduk yang tidak terdampak angin puting beliung,” ungkapnya.

Selain itu, pihaknya menghimbau kepada masyarakat untuk tetap siaga dan menjaga barang-barang mereka untuk mengantisipasi terjadinya kasus pencurian. Serta menghimbau kepada masyarakat untuk tetap berhati-hati dalam beraktivitas untuk mengantisipasi adanya bencana lanjutan, segera berlindung ke lokasi yang aman.

“Polres Pulau Buru melalui Polsek Waeapo memberikan bantuan logistik berupa indomie dan telur terhadap korban bencana alam tersebut,” tandasnya.

Untuk diketahui rumah warga yang hancur diterjang angin puting beliung di Desa Debowae yakni Nasikin, Sulaiman, Iwan, Anwar Aminudin dalam status rusak parah. Kemudian, Riyanto, Anton, Arifin, Giman, Edi, Suroto Prasetio dan Bonadi dalam katagori rusak sedang.

Sedangkan untuk rumah warga yang rusak di Desa Waenetat yakni Efendi/Muslim, Tutut Toiman, Lam Surahman, Rasimun, Kasito, Jatmiko, Sugeng, Trianto, Supinah, Nurdin, Agus Awaludin dan Muslih/Kolikah. (**)

Comment