EDISIINDONESIA.com – Sama halnya dengan obesitas, berat badan yang kurang pun dapat menimbulkan banyak penyakit.
Maka dari itu, penting bagi Anda untuk mencoba berbagai cara menambah berat badan. Salah satunya adalah dengan mengonsumsi jenis makanan tertentu.
Namun, Anda tak perlu khawatir. Ada banyak penambah berat badan yang bisa Anda gunakan.
Salah satu cara yang tepat adalah mengonsumsi beberapa makanan di bawah ini.
- Nasi
Dalam 100 gram nasi, setidaknya mengandung 180 kalori dan 39,8 gram karbohidrat. Nasi juga cocok dengan berbagai sumber lauk dan sayuran sehingga mudah untuk Anda konsumsi.
Bila Anda ingin menaikkan berat badan, makanlah nasi minimal tiga kali sehari dengan makanan berprotein tinggi untuk membantu mencapai target yang diinginkan.
- Kentang dan umbi-umbian lain
Jenis makanan penambah berat badan ini juga tinggi kandungan kalori. Dalam 100 gram kentang mengandung sekitar 62 kalori dan 13,5 gram karbohidrat.
Selain menambah asupan kalori harian, pati juga menyediakan energi dalam bentuk glukosa dan sebagian akan disimpan dalam tubuh sebagai glikogen.
- Roti gandum
Sumber karbohidrat lain yang tak kalah mudah untuk Anda temui adalah roti gandum. Jenis makanan ini tergolong sederhana, tetapi dapat menyediakan kalori yang dibutuhkan tubuh.
Dalam setangkup atau dua helai roti dari gandum utuh dapat mengandung sekitar 138 kalori, belum lagi dengan sumber gizi lainnya yang bisa ditambahkan dalam roti gandung.
- Pasta
Kalau Anda bosan dengan sumber karbohidrat pada umumnya, Anda bisa menggantinya dengan pasta. Makanan penambah berat badan ini dapat memberikan asupan kalori yang cukup untuk tubuh.
Salah satu jenis pasta yang populer adalah spaghetti. Dalam 100 gram penyajian pasta berbentuk memanjang seperti lidi ini, terdapat 139 kalori dan 22,6 gram karbohidrat.
- Daging merah
Asupan protein dan olahraga teratur dapat membantu Anda meningkatkan massa otot. Hal ini secara tidak langsung akan menyebabkan kenaikan berat badan.
Sebagai makanan penambah berat badan, Anda bisa memilih potongan daging berlemak yang lebih banyak kalori. Dalam 100 gram daging sapi berlemak, terdapat sekitar 273 kalori, 17,5 gram protein, dan 22 gram lemak.
- Ikan salmon
Setidaknya Anda bisa memperoleh sekitar 208 kalori, 20,4 gram protein, dan 13,4 gram lemak dalam 100 gram ikan salmon segar.
Akan tetapi, kandungan nutrisi ini tentu akan berubah tergantung cara Anda mengolah ikan salmon, seperti dikukus, ditumis, atau dipanggang.
Jika Anda mengolahnya menggunakan minyak atau mentega Anda bisa mendapatkan tambahan kalori. Namun, pastikan untuk tidak mengonsumsi makanan tinggi lemak secara berlebihan.
- Telur
Untuk mendapatkan manfaat penuh, Anda perlu memakan telur secara utuh. Pasalnya, hampir semua zat gizi bermanfaat yang berada dalam telur berada dalam kuning telur.
Dalam 100 gram telur ayam utuh, memiliki kandungan sekitar 154 kalori, 12,4 gram protein, 10,8 gram lemak, dan 0,7 gram karbohidrat.
- Susu
Susu mengandung protein, karbohidrat, dan lemak yang seimbang. Di samping itu, susu menjadi sumber kalsium, vitamin, dan mineral lainnya yang tubuh butuhkan.
Secangkir susu sapi segar atau sekitar 245 gram penyajiannya memiliki kandungan sekitar 83,3 kalori, 8,3 gram protein, 12,2 gram protein, dan 0,2 gram lemak.
- Yoghurt
Dalam 100 gram penyajiannya, yoghurt segar memiliki kandungan sekitar 52 kalori, 3,3 gram protein, 4,0 gram karbohidrat, dan 2,5 gram lemak.
Yoghurt sebagai salah satu makanan sumber probiotik ini pun bisa Anda olah menjadi berbagai hidangan enak, misal dicampurkan dengan madu, kacang-kacangan, atau granola.
- Keju
Produk olahan susu lainnya yang umum Anda temui adalah keju. Secara umum, keju memiliki kandungan 326 kalori, 22,8 gram protein, dan 20,3 gram lemak dalam 100 gram penyajian.
Anda bisa menemui berbagai varian keju yang baik untuk kesehatan, seperti keju cheddar, keju parmesan, keju mozzarella, keju feta, dan masih banyak lainnya.
- Kacang-kacangan
Jika bosan dengan menu makanan berat, Anda bisa mencoba mengonsumsi kacang-kacangan sebagai makanan ringan yang sehat untuk menambah berat badan.
Sebagai contoh, kacang almon yang cukup populer memiliki kandungan 579 kalori, 21,6 gram karbohidrat, 21,2 gram protein, dan 49,9 gram lemak dalam 100 gram penyajiannya.
- Alpukat
Alpukat adalah satu-satunya buah yang menjadi sumber makanan tinggi lemak sehat. Selain itu, jenis buah ini juga kaya akan kalori, vitamin, dan mineral penting.
Dalam 100 gram penyajian alpukat segar, tubuh Anda bisa mendapatkan sekitar 85 kalori, 7,7 gram karbohidrat, 0,9 gram protein, dan 6,5 gram lemak.
- Kurma
Dalam 100 gram buah kurma, mengandung 277 kalori, 75 gram karbohidrat, dan 1,8 gram protein.
Meskipun dikeringkan, kurma tetap mengandung banyak antioksidan.
Selain kaya gizi dan cukup kalori, kurma juga legit di lidah. Cita rasa manis dari kurma berasal dari kandungan gula alami seperti fruktosa dan sukrosa.
- Cokelat hitam
Cokelat hitam atau dark chocolate tergolong makanan kaya lemak. Alhasil, makanan ini punya kepadatan kalori tinggi yang membuat tubuh sangat mudah mendapatkan banyak kalori.
Setiap batang cokelat hitam dengan ukuran 100 gram memiliki kandungan sekitar 615 kalori, 42,6 gram lemak, 29,2 gram karbohidrat, dan 5,5 gram protein.
- Minyak sehat
Anda bisa menggunakan minyak sehat untuk memasak dan menambahkan sedikit lemak ekstra ke dalam menu makanan. Cara ini secara tidak langsung meningkatkan kalori makanan.
Minyak zaitun dan minyak canola adalah contoh jenis minyak sehat yang bisa Anda gunakan. Kedua minyak ini menyumbang kalori dan lemak tak jenuh yang menyehatkan jantung. (**)
Comment