EDISIINDONESIA.id– Perjalanan Timnas Brasil di Piala Dunia 2026 harus berakhir lebih cepat dari yang diharapkan. Selecao tersingkir pada babak 16 besar setelah menelan kekalahan 1-2 dari Norwegia dalam laga penuh drama yang berlangsung di New York New Jersey Stadium.
Kemenangan Norwegia tak lepas dari penampilan luar biasa Erling Haaland. Striker andalan itu mencetak dua gol yang mengantarkan negaranya melaju ke perempat final Piala Dunia untuk pertama kalinya dalam sejarah.
Di sisi lain, laga ini menjadi momen penuh haru bagi Neymar. Penyerang berusia 34 tahun itu menutup penampilannya di piala dunia dengan air mata, dan mengisyaratkan bahwa pertandingan tersebut adalah akhir dari perjalanan panjangnya membela Timnas Brasil.
Brasil Dominan, Tapi Gagal Memanfaatkan Peluang Emas
Sepanjang pertandingan, Brasil sebenarnya tampil jauh lebih dominan. Tim asuhan Carlo Ancelotti menguasai sebagian besar penguasaan bola dan berulang kali menciptakan ancaman berbahaya ke gawang Norwegia.
Peluang terbaik datang pada babak pertama, ketika Brasil mendapatkan hadiah penalti setelah peninjauan VAR. Namun, eksekusi Bruno Guimaraes berhasil ditepis dengan gemilang oleh kiper Norwegia, Orjan Nyland. Penyelamatan itu menjadi titik balik yang perlahan membangkitkan kepercayaan diri skuad Skandinavia.
Memasuki babak kedua, Norwegia mulai lebih berani tampil menyerang melalui serangan balik cepat yang dipimpin rapi oleh Martin Odegaard dan Antonio Nusa.
Kebuntuan akhirnya terpecah pada menit ke-80. Erling Haaland dengan cerdik memanfaatkan umpan matang Oscar Bobb untuk membawa Norwegia unggul 1-0.
Tertinggal satu gol membuat Brasil langsung meningkatkan intensitas serangan. Vinicius Junior, Raphinha, Endrick, hingga Neymar yang masuk sebagai pemain pengganti pada menit ke-67 terus menggempur pertahanan lawan.
Namun, saat Brasil sibuk mencari gol penyeimbang, Norwegia justru membalas dengan pukulan mematikan. Pada menit ke-89, Haaland mencetak gol keduanya lewat tendangan keras dari tepi kotak penalti, memanfaatkan umpan Antonio Nusa, dan mengubah skor menjadi 2-0.
Brasil baru mampu memperkecil ketertinggalan pada masa tambahan waktu lewat eksekusi penalti Neymar. Gol itu menjadi gol terakhir Brasil di Piala Dunia 2026, sekaligus kemungkinan menjadi gol terakhir Neymar di panggung dunia bersama tim nasional.
Wasit kemudian meniup peluit panjang, mengukuhkan kemenangan Norwegia dengan skor akhir 2-1.
Tangisan Neymar di Hari Perpisahan
Usai pertandingan, Neymar tampak tak kuasa menahan emosinya. Dalam wawancara, mantan bintang Barcelona itu tak kuasa menahan tangis saat mengungkapkan bahwa ia telah memberikan segalanya untuk Brasil.
“Saya sudah berusaha sekuat tenaga, saya sudah berikan segalanya…” ucap Neymar dengan suara bergetar.
Ia pun memberi isyarat tegas bahwa perjalanan panjangnya bersama Tim Samba telah berakhir.
“Sekarang semuanya selesai. Saya memulai perjalanan ini di sini, dan saya pun mengakhirinya di sini,” tambahnya.
Pernyataan itu semakin memperkuat spekulasi bahwa Neymar resmi mengakhiri kariernya bersama Timnas Brasil.
Jika benar demikian, Neymar meninggalkan warisan yang sangat besar bagi Selecao. Sepanjang karier internasionalnya, ia mencatatkan 130 penampilan, 80 gol, dan 58 assist—mencatatkannya sebagai salah satu pemain terbaik dalam sejarah sepak bola Brasil.
Meski meraih berbagai gelar bergengsi di level klub, Neymar belum pernah berhasil membawa Brasil meraih trofi Piala Dunia. Gelar senior paling prestisius yang berhasil ia persembahkan untuk negaranya adalah Piala Konfederasi FIFA 2013, saat Brasil menjadi juara di kandang sendiri.
Kini, Brasil harus pulang lebih awal dari Piala Dunia 2026. Sebaliknya, Norwegia melangkah bersejarah ke babak perempat final untuk pertama kalinya.(edisi/fajar)
Comment