Tanpa Hodak dan Pemain Kunci, Persib Siap Tempur Hadapi PSM di Pare-pare

EDISIINDONESIA.id- Persib Bandung akan bertandang ke markas PSM Makassar pada pekan ke-33 BRI Super League 2025/2026. Laga ini dijadwalkan berlangsung di Stadion Gelora BJ. Habibie, Parepare, pada Minggu (17/5/2026) pukul 19.00 WIB. Asisten pelatih Persib, Igor Tolic, menegaskan seluruh skuad siap tampil habis-habisan demi menjaga asa meraih gelar juara bertiga secara beruntun di kompetisi sepak bola tertinggi Indonesia.

“Kami sudah memasuki periode akhir musim. Tinggal dua pertandingan lagi, dan kami wajib memberikan segalanya di lapangan,” ujar Igor Tolic saat ditemui di Parepare, Sabtu (16/5/2026).

Menurutnya, Maung Bandung memiliki tekad kuat untuk memenangkan kedua laga sisa, agar bisa menutup musim ini dengan hasil yang terbaik. “Target kami jelas: raih kemenangan di dua laga terakhir dan akhiri musim dengan cara yang paling membanggakan,” tambah pelatih asal Kroasia ini.

Dalam pertandingan nanti, Persib dipastikan tidak bisa menurunkan dua pemain andalan mereka, Federico Barba dan Luciano Guaycochea. Tak hanya itu, pelatih kepala Bojan Hodak juga absen mendampingi tim akibat akumulasi kartu. Meski menghadapi sejumlah kekurangan personel, Igor memastikan para pemain yang tersisa sudah dalam kesiapan penuh dan bertekad meraih poin penuh.

“Seluruh pemain yang ada saat ini siap bertanding. Kami sudah menjalani latihan dengan matang, semua paham tugas dan tanggung jawabnya masing-masing. Tidak ada waktu untuk mengeluh atau merasa berat hati,” tegas Igor.

Ia kembali menegaskan semangat juang yang menyala di dalam skuad. “Kami sadar betul apa yang sedang kami perjuangkan: gelar juara liga. Siapa pun yang turun ke lapangan akan mencurahkan seluruh kemampuan, seratus persen demi tim. Kami akan berjuang sekuat tenaga dan berharap bisa membawa pulang kemenangan dari Parepare,” ucapnya.

Absennya Hodak Beralasan Duka

Di sisi lain, terungkap bahwa ketidakhadiran Bojan Hodak dalam laga ini bukan hanya karena akumulasi kartu, namun juga disebabkan oleh kabar duka yang menimpanya. Igor menjelaskan bahwa sang pelatih harus pulang ke Kroasia untuk menghadiri pemakaman ibundanya yang baru saja meninggal dunia.

“Pelatih Bojan harus kembali ke Kroasia karena ibunda tercinta meninggal dunia. Pemakamannya dijadwalkan hari Senin, itulah sebabnya ia tidak bisa mendampingi kami di sini,” tutup Igor dengan nada sedih.

Apakah Anda ingin saya juga menambahkan sedikit konteks mengenai posisi klasemen kedua tim menjelang laga ini agar berita terasa lebih lengkap? (edisi/bola)

Comment