DPRD Kabupaten Maros Studi Banding Ranperda RPJMD ke Kota Kendari

KENDARI, EDISIINDONESIA.id– Pemerintah Kota Kendari menerima kunjungan studi banding dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, di Ruang Rapat Wali Kota Kendari pada hari Rabu, 13 Agustus 2025.

Rombongan yang dipimpin oleh Ketua DPRD Kabupaten Maros, Muh. Gemilang Pagessa, S.Tr.Sos., M.Si., terdiri dari 24 orang yang merupakan unsur pimpinan, Panitia Khusus (Pansus) Ranperda RPJMD, serta anggota Komisi II DPRD Kabupaten Maros.

Kedatangan rombongan disambut oleh Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Kendari, Muhamad Saiful, ST., MM., beserta jajarannya, serta Plt. Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Kota Kendari, Seko Kaimuddin Haris, ST., M.PW., beserta tim.

Studi banding ini bertujuan untuk memperoleh informasi, pengalaman, dan wawasan mengenai proses penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). Hal ini mencakup pentahapan, mekanisme, substansi dokumen, serta pengelolaan Corporate Social Responsibility (CSR).

Dalam sambutannya, Kepala Bappeda Kota Kendari memaparkan tahapan penyusunan RPJMD, mulai dari persiapan, penyusunan, konsultasi publik, pembahasan bersama DPRD, hingga penetapan menjadi Peraturan Daerah. Paparan ini dilanjutkan dengan diskusi interaktif mengenai strategi penyelarasan RPJMD dengan visi pembangunan daerah, indikator kinerja utama, kebijakan pembangunan, penetapan angka indikator, periodisasi dokumen, serta proyeksi pendapatan dan belanja daerah.

“Kami menyampaikan pengalaman yang telah kami lalui dalam proses pentahapan penyusunan RPJMD. Semoga studi banding ini bermanfaat bagi penyempurnaan penyusunan dokumen RPJMD Kabupaten Maros,” ujar Muhamad Saiful pada hari Rabu, 13 Agustus 2025.

Ketua DPRD Kabupaten Maros mengapresiasi sambutan hangat dari Pemkot Kendari. “Hasil kunjungan ini akan menjadi referensi penting dalam penyempurnaan Ranperda RPJMD Kabupaten Maros, sehingga dokumen tersebut dapat lebih komprehensif dan implementatif,” katanya.

Kegiatan diakhiri dengan penyerahan cendera mata dan foto bersama, sebagai simbol persahabatan dan komitmen untuk memperkuat kerja sama antar-daerah demi pembangunan yang berkelanjutan.(**)

Comment