Gelar Rakor Bersama Forkompinda, Pj Bupati Mubar Minta Dua Hal ini Dijalankan

MUBAR, EDISIINDONESIA.id- Memasuki bulan suci Ramadhan 1444 H, Pemerintah Daerah Kabupaten Muna Barat (Mubar) menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompinda).

Digelar di ruang Rapat Setda Mubar, rapat ini dipimpin langsung Pj Bupati Dr Bahri, Jumat (24/3/2023).

Turut hadir dan mendapat undangan Kapolres, Dandim, Kajari Muna, Sekda dan beberapa OPD yang difasilitasi Kesbangpol.

Dr Bahri dalam rapat ini mengatakan, ada dua pembahasan yang difokuskan. Masing-masing adalah terkait keamanan dan ketertiban saat Ummat muslim melaksanakan ibadah.

Yang kedua adalah memastikan masa 3 hari sebelum lebaran dan 7 hari setelah lebaran.

Menurutnya kebanyakan orang Mubar akan mudik pada 3 hari sebelum lebaran. Sementara setelah lebaran akan membanjiri tempat-tempat objek wisata.

Masalahnya kata Dia, judi dan sabung ayam juga acap kali menjadi salah satu yang cukup meresahkan. Hingga patut diantisipasi.

“Jadi kita akan dirikan posko di Pajala Tiworo Utara, Tiworo tengah dan di lagadi. kerjanya mulai dari H minus tujuh sampai dengan H plus tujuh yang mana pelibatanya dari TNI/Polri Kejaksaan Sat Pol PP Perhubungan, Kesehatan dan Pemda,” tegasnya.

“Rakor kita hari ini tentunya sebagai langkah pemerintah hadir untuk menciptakan bulan Ramadhan yang aman, tentram, tertib dan kondusif sekaligus mencegah terjadinya konflik di masyarakat. Mulai beribadahnya, kenyamanan di tempat umum.

Tidak hanya itu masalah lainnya juga turut dibahas, terkait arahan Presiden atas pengendalian inflasi.

“Untuk itu kepala daerah untuk mengantisipasi  kenaikan harga sembako menjelang lebaran Idul Fitri, Jadi kami sepakat bahwa kita akan laksanakan operasi pasar,” ujarnya. (**)

Comment