KENDARI, EDISIINDONESIA.id- Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Sulawesi Tenggara memprioritaskan anak-anak dan lanjut usia (lansia) dalam penyaluran masker di tengah kondisi kabut asap yang melanda Kota Kendari. Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya melindungi kelompok masyarakat yang menjadi perhatian khusus, meskipun persediaan masker masih terbatas.
Kepala Bidang Bina Kesehatan Masyarakat Dinkes Sultra, Sija Tiku mengatakan, pembagian masker juga menyasar anak-anak sekolah, khususnya siswa pendidikan anak usia dini (PAUD) dan sekolah dasar (SD).
Sija menambahkan, pihaknya berupaya menambah persediaan masker agar kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi dan penyalurannya menjangkau kelompok yang diprioritaskan.
Dalam pelaksanaannya, Dinkes Sultra juga berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Kota Kendari untuk mengatur lokasi pembagian masker. Penyaluran direncanakan menyasar sejumlah titik keramaian dan persimpangan jalan yang banyak dilalui masyarakat.
Selain pembagian masker, Dinkes Sultra tengah mempersiapkan surat imbauan kepada sekolah-sekolah agar para siswa menggunakan masker selama kondisi kabut asap masih berlangsung.
Namun, berdasarkan keterangan Sija saat wawancara pada Rabu (14/10/2026), surat imbauan tersebut masih menunggu proses persetujuan dan penandatanganan sebelum didistribusikan kepada sekolah-sekolah.
Upaya tersebut menjadi bagian dari langkah Dinkes Sultra dalam meningkatkan perlindungan kesehatan masyarakat, terutama anak-anak dan lansia, selama kondisi kualitas udara menjadi perhatian.
Dinkes Sultra juga mendorong koordinasi lintas instansi agar pembagian masker dan penyampaian imbauan kesehatan dapat berjalan lebih terarah sesuai kebutuhan masyarakat.(**)

Comment