EDISIINDONESIA.id – Marc Marquez tampil luar biasa dalam sesi kualifikasi MotoGP Australia di Sirkuit Phillip Island pada Sabtu (24/10/2026). Pembalap Ducati itu berhasil merebut posisi start terdepan atau pole position meskipun sempat terjatuh pada putaran cepat pertamanya.
Melansir Crash.net, Marquez mencatatkan waktu terbaik 1 menit 34,203 detik dalam kondisi lintasan basah. Juara dunia bertahan tersebut unggul jauh, yakni 1,493 detik, atas adiknya, Alex Marquez, yang menempati posisi kedua.
Hasil tersebut menjadi modal penting bagi Marc Marquez dalam persaingan perebutan gelar juara dunia dengan Jorge Martin.
Sebelum insiden pada sesi kualifikasi kedua (Q2), Marquez sebenarnya menunjukkan kecepatan dominan dalam latihan terakhir yang berlangsung di lintasan basah. Namun, hujan kembali mengguyur Phillip Island ketika sesi Q2 dimulai, tepat saat kondisi lintasan perlahan mengering.
Perubahan kondisi tersebut membuat Marquez kehilangan kendali atas motornya di tikungan empat, yang dikenal sebagai tikungan Miller, saat menjalani putaran cepat pertama. Insiden itu membuat Marquez belum memiliki catatan waktu kualifikasi dan terancam kehilangan kesempatan meraih posisi start terbaik.
Meski demikian, pembalap asal Spanyol tersebut segera kembali ke paddock melalui jalur servis. Tanpa membuang banyak waktu, Marquez langsung menuju garasi Ducati dan menggunakan motor cadangannya untuk melanjutkan sesi kualifikasi.
Keputusan menggunakan motor cadangan membuahkan hasil. Marquez langsung melesat ke posisi teratas pada putaran cepat pertamanya setelah kembali ke lintasan.
Posisi pertama sempat direbut Johann Zarco, tetapi Marquez segera memberikan respons dengan catatan waktu yang jauh lebih cepat. Ia akhirnya membukukan waktu 1 menit dan 34,203 detik, yang tidak mampu didekati para pesaingnya hingga sesi berakhir.
Keunggulan hampir 1,5 detik menunjukkan dominasi Marquez dalam menghadapi kondisi lintasan Phillip Island yang sulit diprediksi. Adiknya, Alex Marquez, memastikan Ducati menguasai dua posisi terdepan setelah menempati urutan kedua. Sementara itu, Johann Zarco dari LCR Honda melengkapi barisan pertama dengan menempati posisi ketiga.
Pemimpin klasemen sementara, Jorge Martin, harus puas mengawali balapan dari posisi keempat. Pembalap Aprilia tersebut menjadi wakil terbaik pabrikan Italia itu dalam sesi kualifikasi.
Pembalap tuan rumah Jack Miller tampil kompetitif bersama Pramac Yamaha dengan merebut posisi kelima setelah sebelumnya lolos dari sesi kualifikasi pertama (Q1). Raul Fernandez, pemenang MotoGP Australia edisi sebelumnya, melengkapi barisan kedua dengan menempati posisi keenam bersama Trackhouse Aprilia.
Sementara itu, Pedro Acosta dari KTM harus puas berada pada posisi ketujuh meskipun sebelumnya berharap kondisi hujan dapat membantunya bersaing di barisan depan. Fabio di Giannantonio dari VR46 Ducati menempati posisi kedelapan, disusul Marco Bezzecchi dari Aprilia di urutan kesembilan.
Bezzecchi menjadi salah satu pembalap yang kesulitan menghadapi perubahan cuaca setelah sebelumnya memimpin sesi latihan dalam kondisi lintasan kering pada Jumat.
Keberhasilan meraih pole position membuka peluang Marc Marquez mengambil alih pimpinan klasemen dari Jorge Martin. Menjelang balapan Sprint, Marquez hanya tertinggal dua poin dari Martin dalam persaingan gelar juara dunia.
Jika memenangi Sprint, Marquez dipastikan kembali memimpin klasemen sementara. Namun, kondisi cuaca diperkirakan masih menjadi faktor penentu dalam persaingan di Phillip Island.
Hujan diprakirakan kembali turun sepanjang hari, termasuk menjelang balapan Sprint. Bahkan, intensitas hujan diperkirakan meningkat pada balapan utama Minggu (25/10/2026).
Pada sisi lain, Luca Marini dipastikan tidak dapat melanjutkan akhir pekan balapan setelah dinyatakan tidak cukup sehat akibat infeksi virus. Absennya Marini membuat tim pabrikan Honda Racing Corporation (HRC) tidak memiliki pembalap yang dapat mengikuti sisa rangkaian balapan pada akhir pekan tersebut. (edisi/bs)
Comment