KENDARI, EDISIINDONESIA.id— Kolaborasi Jurnalis Indonesia (KJI) resmi melangkah masuk ke Sulawesi Tenggara. Usman terpilih secara aklamasi menjabat sebagai Ketua KJI Provinsi Sultra, menandai awal perjalanan organisasi ini di Bumi Anoa.
Penetapan ini bukan sekadar pengisian kursi kepemimpinan. Bagi KJI Sultra, terpilihnya Usman menjadi titik awal untuk menyusun struktur kepengurusan, memperluas jaringan ke seantero daerah, serta menyusun program kerja yang berfokus pada peningkatan kualitas jurnalistik di provinsi ini.
Kehadiran KJI di Sultra bukan sekadar menambah daftar organisasi profesi. Organisasi ini hadir untuk menjadi wadah kolaborasi: tempat para wartawan bertukar gagasan, memperkuat silaturahmi, dan meningkatkan kapasitas diri di tengah perubahan dunia media yang semakin cepat.
Dunia jurnalistik kini menghadapi tantangan yang makin kompleks. Informasi bergerak secepat kilat, persaingan antar media semakin ketat, sementara masyarakat semakin menuntut berita yang akurat dan dapat dipercaya. Di sinilah profesionalisme tidak bisa ditawar kecepatan harus berjalan seiring dengan verifikasi, keseimbangan, dan kepatuhan teguh pada Kode Etik Jurnalistik.
KJI Sultra diharapkan mampu mendorong budaya kerja jurnalistik yang bertanggung jawab. Tujuannya bukan hanya mempererat hubungan sesama insan pers, melainkan membangun kesadaran bersama: menjaga kepercayaan masyarakat terhadap profesi jurnalis adalah tugas utama kita semua.
Di bawah kepemimpinan Usman, langkah pertama yang akan dijalankan adalah melengkapi struktur organisasi dan menjalin komunikasi intensif dengan rekan-rekan wartawan di seluruh kabupaten dan kota se-Sultra.
“Pengembangan jaringan ini penting agar kehadiran KJI tidak hanya berhenti di tingkat provinsi, tetapi benar-benar terasa manfaatnya bagi rekan-rekan di daerah,” ujarnya, Minggu (11/10/2026).
Pada akhirnya, keberhasilan organisasi tidak diukur dari seberapa lengkap susunan pengurusnya. Yang terpenting adalah konsistensi menjalankan program, kualitas insan pers yang dibina, serta sumbangsih nyata bagi dunia jurnalistik yang sehat dan terhormat.
Terpilihnya Usman secara aklamasi adalah awal dari tanggung jawab besar itu — membuktikan bahwa kolaborasi adalah jalan terbaik untuk memperkuat marwah pers di Sulawesi Tenggara.(**)
Comment