Teh Pucuk Dicampur Bumbu Gosip: Video Viral KKN Bikin Geger, Netizen Kepo Maksimal

EDISIINDONESIA.id– Jagat maya kembali bergejolak bak air di dalam botol yang dikocok-kocok! Penyebabnya? Sebuah video berdurasi 13 menit yang menampilkan adegan antara seorang pria dan wanita di sebuah kamar, lengkap dengan sebotol Teh Pucuk yang menjadi bintang utama. Video ini langsung dikaitkan dengan kisah mahasiswi KKN (Kuliah Kerja Nyata) di Nusa Tenggara Barat (NTB), dan sontak membuat netizen Indonesia yang budiman menjadi kepo maksimal.

Bak detektif dadakan, warganet langsung menyerbu mesin pencari untuk menemukan video yang katanya “menghebohkan” ini. Potongan klipnya pun bertebaran di TikTok dan grup-grup percakapan, menampilkan seorang pria yang menuangkan minuman kemasan ke dalam gelas kecil sebelum memberikannya kepada seorang wanita. Narasi yang beredar langsung mengaitkan adegan ini dengan merek minuman tertentu dan kisah KKN di NTB. Dari sinilah, drama dimulai!

Namun, alih-alih menemukan video yang dicari, banyak netizen yang justru nyasar ke laman-laman mencurigakan yang meminta data pribadi. Waduh, ini sih namanya sudah modus penipuan digital! Bukannya dapat tontonan seru, malah kena jebakan batman.

Kampus Angkat Bicara: “Itu Bukan Mahasiswa Kami!”

Melihat kegaduhan yang semakin menjadi-jadi, pihak kampus yang namanya ikut terseret akhirnya turun tangan. Satgas PPKS Universitas Mataram (Unram) dengan tegas menyatakan bahwa pemeran dalam video tersebut bukanlah mahasiswa mereka. “Kami sudah melakukan penelusuran internal, dan hasilnya nihil. Itu bukan mahasiswa kami!” ujar Joko Jumadi, Ketua Satgas PPKS Unram, dengan nada meyakinkan.

Menurut Joko, video ini sebenarnya sudah lama beredar, jauh sebelum kehebohan KKN ini mencuat. “Video ini sudah ada sejak September 2025, dan kejadiannya bukan di Lombok, melainkan di luar NTB,” tegasnya. Ia juga menambahkan bahwa kemiripan fisik sempat memicu salah paham, namun suara dalam video jelas bukan suara mahasiswi Unram atau orang NTB.

Korban Tudingan: “Itu Bukan Saya!”

Seorang mahasiswi yang namanya ikut terseret dalam pusaran gosip ini pun tak tinggal diam. Ia membantah keras keterlibatannya dalam video viral tersebut dan meminta publik untuk lebih bijak dalam menyaring informasi. “Jangan langsung percaya dengan apa yang kalian lihat di internet. Kasihanilah saya,” ujarnya dengan nada sedih.

Kejadian ini sekali lagi membuktikan betapa cepatnya hoaks menyebar di media sosial. Pakar keamanan siber pun mengingatkan kita untuk selalu berhati-hati dengan tautan mencurigakan. Jangan sampai rasa penasaran kita justru menjadi bumerang yang merugikan diri sendiri.

Hingga saat ini, belum ada bukti resmi yang menghubungkan video tersebut dengan kegiatan KKN manapun. Pihak berwajib dan kampus terus mengimbau masyarakat untuk berhenti menyebarkan tautan yang tidak jelas sumbernya. Ingat, jangan sampai kita menjadi bagian dari penyebaran hoaks! (edisi/fajar)

 

Comment