KENDARI, EDISIINDONESIA.id – Calon Wali Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) Siska Karina Imran (SKI) melakukan silaturahmi bersama masyarakat di Kelurahan Anggilowu, Kecamatan Mandonga, Senin (6/3/2023) sore.
SKI menyampaikan bahwa silaturahmi tersebut bertujuan untuk menyampaikan secara langsung kepada warga Kelurahan Anggilowu bahwa dirinya akan mencalonkan diri sebagai Wali Kota Kendari tahun 2024 mendatang.
“Alasan untuk maju sebagai Wali Kota adalah yang pertama sudah memiliki integritas, yaitu pernah menjabat sebagai Wakil Wali Kota Kendari,” katanya.
“Ibarat kita manusia hidup harus berjenjang begitupun kehidupan, karir dan pemerintahan. menurut saya kita dari kecil tidak langsung dewasa semua ada proses, sama halnya dengan jabatan pemerintahan semua ada proses dari Wakil Wali Kota baru kita jadi Wali Kota,” tambahnya.
Ia mengatakan permasalahan Kota Kendari sebenarnya adalah hal yang biasa dan sering berlarut-larut dan sampai saat ini juga belum terselesaikan atau belum dituntaskan.
Diantaranya yaitu permasalahan PDAM dan air bersih yang tak kunjung selesai, sehingga ia berjanji akan berupaya menuntaskan permasalahan tersebut jika terpilih menjadi Wali Kota Kendari pada 2024 mendatang.
“Ini yang menjadi masalah kita dari tahun-tahun sebelumnya, selanjutnya adalah kebersihan dan penanganan banjir. Kita belum masuk ke teknis. ini adalah permasalahan dasar saja,” ungkapnya.
Lanjut, mantan Wakil Wali Kota Kendari ini membeberkan sejumlah program jika berhasil terpilih menjadi Wali Kota Kendari, diantaranya adalah terkait fasilitas kesehatan, pendidikan.
“Saya akan memberikan beasiswa, bakal menambah jumlah sekolah, menyediakan kursus gratis atau keterampilan khusus seperti bahasa Inggris dan sebagainya,” ujarnya.
Sementara untuk program dibidang ekonomi, jika terpilih SKI bakal menambah pasar tradisional di setiap kecamatan yang ada di Kota Kendari. Untuk bidang pemuda dan olahraga, ia bakal memberdayakan karang taruna.
Di bidang sosial budaya ia berjanji menyediakan gedung islamic center, bakal memberlakukan pembebasan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), Memberangkatkan haji imam masjid dan mengumrahkan pengurus Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT)
“Juga Menaikkan honor RT, RW, imam masjid kader posyandu, imam masjid, petugas kebersihan, dari yg Rp. 800 jadi Rp. 1,5 dan yang terpenting akan menyediakan anggaran di setiap daerah di Kendari Rp. 100 juta,” umbarnya.
Anggaran itu kata dia, guna melakukan pemeliharaan di daerah masing-masing, agar tidak ada lagi masalah banjir, sampah dan lain sebagainya.
“Kalau ditanya itu anggaran untuk apa, pokoknya itu dana pemeliharaan RT. Jadi kita membangun dari tingkat RT. Jadi masyarakat juga harus pintar memilih RT yang bertanggung jawab,” ungkapnya.
Ia juga berjanji bakal melakukan pembangunan atau perbaikan infrastruktur.
“Kita akan aspal semua kompleks atau lorong yang belum teraspal. Kemudian drainase perkotaan kita akan bangun sesuai standar mitigasi,” tutupnya. (**)
Comment