ANTAM Bagikan Kisah Sukses Budidaya Teripang di Seminar Nasional Oseanografi UHO

KENDARI, EDISIINDONESIA.id- PT ANTAM (Persero) Tbk UBP Nikel Kolaka turut berbagi pengalaman dalam mengembangkan ekonomi biru berbasis potensi lokal di Seminar Nasional Oseanografi yang digelar Himpunan Mahasiswa Oseanografi Universitas Halu Oleo (UHO), Senin kemarin.

Seminar bertema “Inovasi Ilmu dan Teknologi Oseanografi untuk Mewujudkan Ekonomi Biru yang Berkelanjutan” ini dihadiri sekitar 200 peserta, mulai dari mahasiswa, akademisi, hingga praktisi.

Anggoro Dwi Saputro, Kepala Unit Kerja Pengembangan Masyarakat ANTAM, memaparkan Program Mattirowalie Blue Hatchery Teripang di Desa Tambea, Kolaka. Program ini hasil kerja sama ANTAM, UHO, dan BRIN untuk membudidayakan teripang dan membuka peluang ekonomi baru bagi warga pesisir.

“Kami butuh banyak masukan dari para ahli agar program ini terus berjalan lancar dan bisa diterapkan di tempat lain yang punya potensi serupa,” ujar Anggoro.

Menariknya, ANTAM berencana mengembalikan 5–10% bibit teripang hasil budidaya ke laut agar populasi teripang di alam tetap terjaga dan ekosistem laut tetap sehat.

Selain dari pihak ANTAM, seminar juga menghadirkan pembicara dari IPB, BMKG Kendari, dan PT Terra Drone Indonesia yang membahas teknologi kelautan, data cuaca laut, hingga penggunaan drone untuk memantau wilayah pesisir.

Kegiatan ini menjadi jembatan penting antara dunia industri dan kampus. ANTAM berharap sinergi ini terus terjalin, sehingga potensi laut bisa dimanfaatkan secara bijak, memberi keuntungan bagi masyarakat, dan tetap terjaga untuk masa depan.(**)

Comment