Wakapolda Sultra Temui Warga: Dengar Langsung Aspirasi, Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas

KENDARI, EDISIINDONESIA.id– Wakil Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara (Wakapolda Sultra), Brigjen Pol. Budi Hermawan, S.I.K., turun langsung bertemu warga di salah satu warung kopi di Kendari pada Rabu (21/10). Kegiatan silaturahmi ini menjadi wadah dialog terbuka untuk menyerap aspirasi, mendengarkan keluhan, serta memperkuat kerja sama antara kepolisian dan masyarakat demi menjaga keamanan dan ketertiban (Kamtibmas).

Pertemuan tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan Asta Cita Presiden melalui program Quick Wins Kapolri dengan semangat “Polisi Bersama Masyarakat”. Hadir dalam kegiatan sejumlah pejabat utama Polda Sultra, pengurus Kelompok Sadar Kamtibmas (Pokdarkamtibmas) Bhayangkara Sultra, perwakilan pemerintah daerah, tokoh masyarakat, hingga perwakilan nelayan.

“Ini momen yang baik — kita berkumpul di sini untuk mewujudkan program Bapak Kapolri: Polisi Bersama Masyarakat. Hampir semua elemen hadir,” ujar Brigjen Pol Budi Hermawan membuka dialog.

Ia menegaskan setiap masukan yang disampaikan akan dicatat dan ditelaah secara menyeluruh. Berbagai langkah penanganan akan diambil — baik berupa tindakan pencegahan, pendekatan dini, maupun penegakan hukum. Apabila persoalan berada di luar kewenangan kepolisian, akan segera dikoordinasikan dengan instansi terkait guna dicarikan solusi terbaik.

Masyarakat juga diharapkan ikut berperan aktif mengawasi kinerja pelayanan dan perilaku anggota Polri melalui kanal resmi: layanan telepon 110, Aplikasi Yanduan QR Code Gajah Mada di lingkungan Propam, maupun kanal pengaduan Dumas Itwasda Polda Sultra. “Masukan tidak hanya datang dari pertemuan seperti ini, tetapi juga melalui jalur layanan yang telah kami sediakan,” tambahnya.

Dalam dialog terbuka, Wakapolda menyoroti tiga persoalan utama yang menjadi perhatian di Sultra: peredaran narkoba, minuman keras (miras), dan judi online. Terkait narkoba, Polda Sultra bersama jajaran Polres hingga Polsek terus memperkuat operasi pemberantasan — termasuk penanganan di Kampung Salo. Upaya ini ditekankan harus berjalan berkelanjutan, tidak sekadar saat operasi berlangsung, agar tercipta lingkungan yang benar-benar bersih dari narkoba.

Peredaran miras juga mendapat sorotan, karena kerap berkaitan dengan tindak pidana penganiayaan hingga kekerasan dalam rumah tangga. Sementara judi online disebut sebagai kejahatan dunia maya yang dampaknya meluas ke berbagai lapisan masyarakat.

“Menjaga keamanan dan ketertiban adalah tanggung jawab bersama. Diperlukan partisipasi aktif dari seluruh warga serta sinergi dengan para pemangku kepentingan,” tegas Brigjen Pol Budi.

Sementara itu, Ketua Umum Pokdarkamtibmas Bhayangkara Sultra, Rusmin A. Gani, S.E., menyambut baik pertemuan ini. “Organisasi kami bermitra erat dengan kepolisian hingga tingkat Polres. Kami siap menjadi jembatan agar aspirasi warga tersampaikan dan persoalan di lingkungan segera tertangani,” ucapnya.(**)

Comment