KENDARI, EDISIINDONESIA.id— Program Studi Manajemen Sumber Daya Perairan (MSP), Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK), Universitas Halu Oleo (UHO), resmi menjalani Asesmen Lapangan dalam rangka proses akreditasi oleh Lembaga Akreditasi Mandiri Pendidikan Tinggi Ilmu Pertanian (LAM PTIP). Kegiatan berlangsung selama 4 hari, 6–9 Oktober 2026.
Langkah ini bukan sekadar rutinitas administrasi, melainkan bagian krusial dari upaya berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan pendidikan tinggi sekaligus memperkuat budaya mutu di lingkungan Bumi Anoa.
Upaya ini mendapat dukungan penuh dari pimpinan universitas. Pembukaan asesmen dihadiri Kepala Lembaga Penjaminan Mutu dan Pengembangan Pembelajaran (LPMPP) UHO, Prof. Dr. Edward Ngii, S.T., M.T., yang mewakili Rektor UHO. Turut hadir Kepala Pusat Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) UHO, Dr. Putu Arimbawa, S.P., M.Si. Kehadiran mereka menegaskan komitmen institusi dalam mendorong peningkatan mutu akademik dan tata kelola program studi secara berkelanjutan.
LAM PTIP menugaskan dua asesor berpengalaman untuk menilai secara langsung, yaitu Prof. Dr. Ir. Mulyono S. Baskoro, MSc. dari Institut Pertanian Bogor (IPB) dan Prof. Dr. Ir. Danial, M.Si. dari Universitas Muslim Indonesia (UMI).
Selama proses, kedua asesor melakukan verifikasi mendalam terhadap data dan dokumen yang telah diserahkan pihak program studi. Mereka memeriksa kesesuaian antara informasi yang dilaporkan dengan kondisi faktual di lapangan — mencakup kelengkapan dokumen, fasilitas pendukung, hingga pelaksanaan kegiatan akademik.
Asesmen lapangan menjadi tahapan penentu dalam seluruh rangkaian akreditasi. Di sinilah asesor dapat menilai langsung pelaksanaan dan capaian program, sekaligus mengklarifikasi berbagai hal yang tertuang dalam dokumen berdasarkan bukti nyata.
Pihak Program Studi MSP FPIK UHO telah mempersiapkan segala kebutuhan dengan matang — mulai dari kelengkapan berkas, kesiapan sarana prasarana, hingga tim pendukung agar proses penilaian berjalan lancar, transparan, dan objektif sesuai ketentuan yang berlaku.
Lebih dari sekadar memenuhi syarat formal, kegiatan ini menjadi momentum evaluasi menyeluruh bagi program studi: mengidentifikasi hal-hal yang telah baik, menemukan ruang perbaikan, dan menyusun langkah strategis ke depan untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Hasil asesmen diharapkan memberikan gambaran objektif capaian serta aspek yang perlu dikembangkan lebih lanjut, sekaligus menjadi landasan perbaikan berkelanjutan dalam tata kelola akademik, mutu pembelajaran, dan penguatan daya saing lulusan.
Komitmen terhadap penjaminan mutu adalah bukti nyata UHO untuk terus menghadirkan pendidikan tinggi yang berkualitas, adaptif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan, dan mampu melahirkan lulusan yang kompeten serta berdaya saing. Asesmen ini pun menjadi bukti bahwa menjaga kualitas pendidikan adalah tanggung jawab yang dijalani secara konsisten dan menyeluruh.(**)
Comment