KOLAKA, EDISIINDONESIA.id— Kolaborasi nyata jaga kelestarian lingkungan terwujud antara Kepolisian Resor Kolaka bersama PT ANTAM (Persero) Tbk UBP Nikel Kolaka. Melalui program Green Policing, kedua pihak melakukan penanaman bibit cemara laut di Kecamatan Pomalaa, Jumat (23/10/2026).
Kegiatan ini berlangsung bertahap: dimulai di halaman Kantor Camat Pomalaa, lalu berlanjut di bahu dan tengah Jalan Poros Pomalaa. ANTAM turut menyokong penuh ketersediaan bibit cemara laut, pupuk kandang, serta dukungan pelaksanaan kegiatan.
Kapolres Kolaka, AKBP Ritman Todoan Agung Gultom, menjelaskan Green Policing adalah program nasional pimpinan Kapolri, dan Pomalaa dipilih sebagai lokasi perdana pelaksanaan di wilayah Kolaka.
“Ini kegiatan perdana. Kami didukung bibit dari ANTAM, dan akan rutin dilaksanakan setiap Jumat di lokasi berbeda, disertai aksi bersih-bersih,” ujarnya.
Pemilihan Pomalaa bukan kebetulan. Sebagai kawasan pertambangan, wilayah ini sangat membutuhkan upaya bersama untuk pemulihan dan penghijauan lahan. Kapolres berharap langkah ini memicu kesadaran perusahaan tambang lain untuk lebih giat melakukan reklamasi dan reboisasi lahan yang sudah tidak dimanfaatkan.
“Semoga ini jadi pemicu bagi pelaku usaha tambang untuk memperbaiki kembali lahan-lahan bekas kegiatan mereka,” tegasnya.
Selain menghijaukan kawasan, penanaman pohon di sepanjang jalan utama yang dilalui banyak kendaraan berat diharapkan mampu menekan polusi debu — yang kerap mengganggu warga dan pengguna jalan, terutama saat musim kemarau.
Sebanyak 75 personel, gabungan Polres Kolaka dan pegawai ANTAM, turun langsung mengerahkan tenaga.
Plh. General Manager ANTAM UBP Nikel Kolaka, Tri Herman Rama Adinda, menyambut baik inisiatif tersebut. “Kami tidak hanya menambang, tapi juga menunaikan kewajiban reklamasi. Program ini sejalan dengan komitmen kami menghijaukan Pomalaa,” katanya.
Cemara laut dipilih bukan tanpa alasan: tanaman ini terbukti tangguh, mudah tumbuh, dan tahan terhadap cuaca panas serta kondisi tanah yang kering — sangat cocok dengan karakter wilayah ini. Diperkirakan dengan perawatan yang baik, pohon akan tumbuh subur dalam waktu sekitar satu tahun.
Sementara itu, Sekretaris Camat Pomalaa, Hamdhani Kahar, mengapresiasi sinergi tersebut. Ia menilai kehadiran pepohonan baru tidak hanya menekan debu, tetapi juga menjadikan lingkungan lebih asri dan nyaman bagi seluruh warga.(**)
Comment